728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
Tampilkan postingan dengan label Promosi Produk Pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Promosi Produk Pertanian. Tampilkan semua postingan
Pertemuan Asosiasi Teh Jepang di awal tahun 2009
Di usianya yang menginjak 70 tahun, Japan Tea Association (JTA) atau Asosiasi Teh Jepang menyelenggarakan pesta Perayaan Tahun Baru pada tanggal 13 Januari 2009 di World Trade Center, berlokasi di Hamamatsucho, Tokyo. Pertemuan ini dihadiri oleh Pengurus dan anggota JTA, perwakilan Kedutaan Besar Negara penghasil teh (Malawi, India, Srilangka, Kenya dan Indonesia) pejabat dari Ministry of Agriculture, Forestry and Fisheries (MAFF), Ministry of Health and Welfare, Media Masa, Instruktur Teh, perusahaan teh dan perusahaan yang mendukung industri minuman teh. Wakil KBRI Tokyo yang hadir dalam pertemuan ini Wakepri Bapak Ronny P. Yuliantoro, Atase Pertanian Pudjiatmoko dan Atase Perdagangan Tulus Budhianto.

Pada kesempatan ini Indonesia ditunjuk sebagai wakil dari Negara-negara pengekspor teh untuk memberikan sambutan. Sambutan ini disampaikan oleh Bapak Ronny P. Yuliantoro. Dalam sambutannya beliau menegaskan bahwa Indonesia telah meningkatkan kwalitas produksi teh sehingga menghasilkan teh yang aman dan enak dikonsumsi serta baik untuk kesehatan.

Sambutan Ketua JTA, Mr. Kenji Kataoka mengungkapkan bahwa kebutuhan teh Jepang cukup besar dibarengi banyak penggemar teh yang telah mengetahui khasiat teh untuk kesehatan, tetapi mereka juga sadar akan pentingnya mutu teh yang aman bagi tubuh mereka, sehingga para perusahaan industri teh sangat memperhatikan terhadap ketetapan Positive List untuk produk teh yang ditetapkan oleh pemerintah Jepang.

Asosiasi Teh Jepang telah melakukan kegiatan-kegiatan berupa seminar tentang proses pembuatan teh, cara penyajian teh, dan khasiat teh bagi kesehatan tubuh. Untuk menjaga hubungan baik dengan para pencinta teh, JTA juga melaksanakan lomba pidato untuk masyarakat pencinta teh.












Dalam sambutan Mr. Kobayashi pejabat dari Kementerian Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (MAFF) Jepang menyatakan bahwa untuk menjamin keamanan minuman dan makanan Jepang pada prinsipnya mengacu kepada ketentuan yang telah diterapkan oleh WHO dan FAO.

Dari beliau juga diperoleh keterangan bahwa petani teh di Jepangpun perlu dibantu oleh pemerintah untuk memperoleh produksi yang baik dan berkesinambungan. Karena jumlah produksi teh dalam negeri Jepang masih kurang maka Jepang perlu mengimpor banyak teh dari negara lain.

Menurutnya harga teh yang telah diolah bisa mencapai 5 kali lipat dari harga bahan baku teh dari petani, sehingga para perusahaan minuman teh dapat memperoleh keuntungan yang lumayan. Ini merupakan informasi yang penting agar industri teh di Indonesia juga dapat terpacu berkembang pesat untuk mengisi pangsa pasar teh di masa datang.

Pemandangan yang sangat menarik pada acara ini adalah biasanya orang Jepang menggunakan minuman sake (minuman beralkohol) ketika bersulang, tetapi kali ini mereka bersulang menggunakan teh hitam tanpa gula yang telah mereka sediakan dengan rapih di atas nampan. Meskipun semua hadirin bersulang minum teh, semua hadirin tampak ceria. Berarti bukan hal yang aneh kalau bersulang mengangkat gelas berisi teh. Setelah bersulang, disela-sela perbincangan ketika makan siang satu perusahaan yang cukup besar menyampaikan keinginannya untuk melakukan penambahan impor teh Indonesia dalam tahun 2009. Arigatou Gozaimasu....
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Pertemuan Asosiasi Teh Jepang di awal tahun 2009 - 9756people
Info Petani -
Kopi Toraja di Pameran Eco-Product 2008 yang dihadiri Prince dan Princess Akishino
Pameran Eco-Product 2008 diselenggarakan pada tanggal 11-13 Desember 2008 di Bigsight, Odaiba, Tokyo. Pembukaan pameran dilakukan pada tanggal 11 Desember 2008 pukul 10:00. Dalam rangka memeriahkan perayaan HUT ke-50 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang pada pembukaan pameran kali ini telah dilakukan pembukaan khusus di panggung Komunikasi. Acara yang sangat menarik perhatian masyarakat ini dihadiri oleh tamu kehormatan Prince dan Princess Akishino. Tampak pada gambar sebelah kiri Prince dan Princess Akishino disambut oleh Bapak Ginanjar Kartasasmita dan istri.






Peristiwa penting ini dibuka oleh Mr. Yasuo Fukuda Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia Jepang yang juga Mantan Pedana Menteri Jepang. Pada acara pembukaan turut memberikan sambutan Duta Besar RI Dr. H. Jusuf Anwar, SH., MA. (Gambar samping), Bapak Ginanjar Kartasasmita Penasehat Persada Ikatan Alumni dari Jepang, dan Wakil Menteri Luar Negeri Jepang Mr.Nobuhide Minorikawa.











Pada kesempatan ini telah dipentaskan di panggung budaya Sunda "Rampak Kendang" dari Universitas Pasundan Bandung.










Setelah acara pembukaan selesai Prince dan Princess Akishino meninjau Industrial Theme di Hall 2, Individual Theme di Hal 5, Indonesian Eco Style Gallerry di Hall 6 dan Eco-Collaboration Plaza di Hall 4. Prince dan Princess Akishino mengamati semua booth yang terdapat di Anjungan Indonesia, sebentar-sebentar Prince dan Princess Akishino berdua tampak berdiskusi. Akhirnya Prince dan Princess Akishino singgah sebentar di booth Indonesia yang sedang memamerkan produk pertanian "Kopi Toraja" asal Indonesia yang terkenal enak di Jepang.








Anjungan kopi Toraja menerangkan dengan bahasa Jepang tentang proses budidaya dan pengolahan kopi Toraja sehingga menghasilkan Eco-product yang bermutu prima, enak, baik untuk kesehatan dan ramah lingkungan. Tampak pada gambar pemandu booth seorang Pramuniaga Senior yang fasih berbahasa Jepang.










Para pengunjung boleh bebas minum kopi Toraja tanpa dipungut biaya. Oishiii.....














Tampak antrian pengunjung yang ingin mencoba dan mengulangi minum kopi Toraja lagi.










Sambil minum kopi pengunjung disuguhi kesenian Khas Jawa Barat Angklung yang dipertunjukan oleh para pelajar Indonesia yang sedang menimba ilmu di Jepang.
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Kopi Toraja di Pameran Eco-Product 2008 yang dihadiri Prince dan Princess Akishino - 9756people
Info Petani -
Kunjungan kerja Bupati Purbalingga

Bupati Purbalingga Drs. H. Triyono Budi Sasongko (kiri) bersama Ibu singgah di KBRI Tokyo ketika melakukan studi banding pengelolaan lingkungan hidup di Jepang.

Di Purbalingga terdapat 7 investor Asing yang menanamkan modalnya yang telah mendorong laju perekonomian di Purbalingga. Pada kesempatan itu Bapak Bupati menyampaikan potensi pertanian di daerahnya dan menyerahkan Buku Potensi Kabupaten Purbalingga kepada Atase Pertanian KBRI Tokyo sebagai bahan untuk promosi pertanian Kabupaten Purbalingga.
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Kunjungan kerja Bupati Purbalingga - 9756people
Info Petani -
Natural Expo Japan 2007 merupakan peluang bagi ekspor produk pertanian Indonesia ke Jepang


Dalam upaya pengembangan ekspor pertanian dan meningkatkan daya saing (competitive advantages) produk pertanian di pasar internasional Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Departemen Pertanian menjalankan strategi promosi dalam bentuk pameran, misi dagang, campaign, business forum, maupun negosiasi/lobby dalam forum kerjasama bilateral, regional dan multilateral.

Khusus untuk kegiatan pameran di Jepang tahun 2007 dipilih event Natural Product Expo di Tokyo Big Sight 10 – 12 Oktober 2007, dalam rangka mempromosikan spices dan herbal products Indonesia di pasar Jepang. Pelaksanaan pameran diselenggarakan bekerjasama dengan Atase Pertanian Indonesia (ATANI) KBRI Tokyo Jepang.

Paviliun Indonesia tampil dalam booth seluas 45 m2 yang menampilkan produk rempah-rempah, traditional spa dan kosmetika, medicinal herbs, desiccated coconut, jagung, teh dan air minuman, yang diwakili oleh 9 perusahaan. Sasaran yang ingin dicapai adalah lebih dikenalnya produk – produk pertanian Indonesia di pasar Jepang, dengan harapan adanya products awareness terhadap produk pertanian Indonesia sehingga dapat terjalin kerjasama investasi dan pemasaran dibidang pertanian antara para pelaku usaha (eksportir) Indonesia dan importir Jepang, serta meningkatkan kinerja ekspor produk pertanian Indonesia khususnya ke Jepang.

Adapun yang menjadi tujuan dari keikutsertaan Indonesia khususnya pada pameran Natural Product ini adalah :
•Memperkenalkan produk pertanian Indonesia yang diperkirakan merupakan kebutuhan negara Jepang.
•Membuka dan meningkatkan akses pasar.
•Menciptakan awareness terhadap produk – produk pertanian Indonesia.
•Menciptakan image (citra) bangsa Indonesia di dunia internasional.

Natural Product Expo Jepang adalah salah satu pameran International terbesar yang khusus menampilkan Natural Produk Industry dan Makanan Kesehatan. Pameran tahun 2007 ini, merupakan tahun ketiga dari keseluruhan penyelenggaraan Natural Product Expo Jepang. Pameran ini merupakan peluang yang sanagt baik untuk bertemunya para pengusaha besar yang mempunyai specialisasi dalam bidang perdagangan Natural Product, Industry obat-obatan, suplement makanan, obat-obat dari bahan alami serta berbagai jenis kosmetik yang menggunakan bahan dasar alami untuk dapat memperluas pangsa pasarnya.

Natural Product Expo Japan 2007 diikuti oleh lebih dari 150 peserta dimana 50 % -nya berasal berbagai negara di dunia, yang dikunjungi oleh lebih dari 10.000 pengunjung dalam 3 hari pelaksanaan. Pengunjung terbesar adalah dari kalangan distributor atau retailer, selain itu terdapat juga pengunjung dari kalangan industri, konsumen dan partisipan lainnya.

Natural Product Expo Japan 2007 dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan BIO FACH JAPAN dan NATURAL EXPO dimana event ini lebih memfokuskan pada produk-produk organik dan produk alami sehingga ketiga acara tersebut memiliki keterkaitan yang sangat kuat.

Pameran ini memberikan peluang yang sangat besar bagi para pengusaha atau eksportir Natural Product dari Indonesia untuk dapat meningkatkan dan mengembangkan pangsa pasar khususnya di Jepang baik berupa bahan baku seperti rempah-rempah, hasil bumi dan obat-obatan traditional Indonesia (Jamu).

Ini dikarenakan Jepang merupakan konsumen ketiga terbesar di dunia untuk produk-produk Organik dan Natural. Berdasarkan hasil survey Nation Health Food Market terdapat perkembangan sebesar 4% pertahun untuk konsumsi makanan suplement yang berbahan dasar alami tanpa menggunakan bahan kimia, demikian pula untuk kosmetik. Ini dikarenakan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan manfaat dari produk-produk yang menggunakan bahan dasar dari alam.

Peserta Pameran pada Paviliun Indonesia di Natural Product Expo 2007 terdiri dari :
1.PT. Borobudur Herbal Industry Indonesia : Herbal products.
2.PT. Indocare Citrapasific : sabun transparant tanpa alkohol.
3.PT. Tri Raharja / Javaplant : herbal products.
4.PT. Arjuna Flora dari Propinsi Jawa Tiimur (bidang usaha : bunga potong dan ubi Jepang / Beniimo).
5.PT. Salsabilla Rizky Pratama dari Propinsi Jambi (bidang usaha : Cinnamon/Kayu Manis).
6.PT. Latransa Citra dari Propinsi DKI Jakarta (bidang usaha : rempah-rempah).
7.PT. United Coconut Tina Indonesia dari Propinsi Sulawesi Utara (bidang usaha : Tepung Kelapa).
8.UD. Manna Utara dari Propinsi Gorontalo (bidang usaha : Jagung).
9.CV.Bali Tangi dari Propinsi Bali (bidang usaha : Traditional Spa and Cosmetic).
Dalam upaya tersebut kiranya produk-produk natural Indonesia seperti rempah-rempah dan jamu-jamuan perlu dikembangkan melalui peningkatan mutu produk dan binaan bagi kelompok tani ataupun pengusaha yang bergerak dalam bidang produk natural tersebut.
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Natural Expo Japan 2007 merupakan peluang bagi ekspor produk pertanian Indonesia ke Jepang - 9756people
Info Petani -
Seminar Teh Indonesia di KBRI Tokyo
Untuk memperkenalkan dan mempromosikan teh Indonesia KBRI bekerjasama dengan Perusahaan Java Tea telah melaksanakan Seminar Teh di Loby KBRI pada tanggal 18 November 2007. Seminar berlangsung dari pikul 13:00 sampai dengan pukul 17:00, dihadiri oleh 86 orang peserta yang berasal dari kota Tokyo dan sekitarnya.

Dalam seminar telah disampaikan tentang sejarah teh, cara minum teh dan cara menanam teh di perkebunan di Indonesia. Prof. Dr. Masashi Omori dari Otsuma Woman’s University, Department of Food Science menyampaikan khasiat teh untuk kesehatan badan kepada para peserta seminar.

Pada kesempatan itu juga diperagakan cara menghidangkan teh agar dapat diperoleh rasa yang paling enak. Disamping itu para peserta telah menyaksikan pertunjukan tarian Indonesia dan memperoleh kursus bahasa Indonesia cuma-cuma secara kilat, Seluruh peserta terlihat sangat antusias mengikuti program tersebut sampai seminar usai.

Gambar-gambar suasana seminar teh terdapat dibawah.


Profesor Omori sedang menjelaskan khasiat teh


Peragaan cara menghidangkan teh yang benar


Para peserta seminar antusias mengikuti seminar
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Seminar Teh Indonesia di KBRI Tokyo - 9756people
Info Petani -
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
5 Info Petani © 2012 Design Themes By Blog Davit