728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
ALLAN POE BAPAK CERPEN DUNIA


Buku ini bercerita tentang seorang anak manusia yang hanya ingin menjadi dirinya tanpa memperdulikan tanggapan orang sekitarnya. Bisa dikatakan beliau adalah Bapak Cerpen Amerika. Tidak peduli hasil karyanya menghasilkan atau tidak yang penting menulis saja tanpa batas.
Edgar Allan Poe memang sebuah legenda. Namanya tidak saja menjadi kebanggaan bangsa Amerika, akan tetapi menjadi milik dunia. Dalam dunia cerita pendek ia menjadi nabi, seorang visioner yang selalu menciptakan bentuk dan gaya tulisan, serta pikiran-pikiran yang melampaui masanya. “Ia selalu melangkah ke depan, sehingga pada saat cerita-ceritanya ditulis, ada banyak kalangan yang sulit menerima, bahkan cenderung menolak.” Kejeniusan pikiran-pikiran Poe, keanehan-keanehan gaya dan bentuk atas tulisan-tulisan yang ditawarkan Poe (yang pada masanya banyak ditolak oleh para penerbit itu), pada akhirnya mencatatkan sejarah tersendiri. Karya-karya Poe dikagumi, ditunggu kehadirannya, dan menjadi genre tersendiri. Karya-karya Poe menyebar ke seluruh dunia.
Ia menjadi peneguh pada gaya penulisan cerita yang pendek pada saat orang-orang (baik kalangan pembaca maupun kalangan penerbit) mengharapkan dan mengandrungi tulisan-tulisan dengan cerita yang panjang. Ia memperkenalkan bahasa yang liar, banal, misterius, dengan tema-tema yang keras (cerita-cerita horor dan detektif) pada saat orang-orang menggandrungi cerita-cerita yang sopan, romantis, dan lembut. Ia mengejutkan dunia kesusastraan dengan imajinasi-imajinasinya yang melampaui batas masa depan (pada cerita-cerita yang bertemakan sains-fiksional), memperkenalkan pemikiran-pemikiran mustahil yang menggiring realitas “biasa” menjadi realitas imajinatif yang serba mungkin. Di tangan Poe, realitas “biasa” menjadi “tidak biasa”. Pada kunjungan pengarang kenamaan Inggris Charles Dickens bulan Maret 1842 ke Philadelphia, dan ketika kedua penulis ini bertemu, Dickens yang kemudian mengagumi kecerdasan dan keliaran imajinasi Poe mengatakan, “Lelaki ini benar-benar seorang iblis!” Cerita-cerita Poe memang selalu mengandung pikiran-pikiran yang tak waras dan karakter iblis yang mendekam dalam jiwa manusia: kekejaman, kebencian, dan kemarahan.
Jika kreativitas Poe dalam bercerita ditandai oleh kemisteriusan serta keajaiban bahasa yang mengangkat tema-tema keras dan liar, maka berbanding terbalik dengan puisi-puisinya yang amat romantis dan lembut. Pemujaan terhadap keindahan kecantikan, serta impian-impian cinta pada sosok perempuan yang sempurna, menandai betapa kontradiksi kepribadian Poe amat sulit ditebak. Ada banyak dugaan serta fitnah yang ditujukan untuk menghancurkan reputasi Poe dengan mengatakan bahwa Poe menggunakan opium sebagai perangsang kreativitas, --seperti halnya kebiasaan beberapa penulis yang ngawur dan tidak layak dipercaya. Akan tetapi belakangan Poe bisa meyakinkan bahwa ia menulis dalam kondisi pikiran yang waras. Dr. Thomas Dunn English, seorang dokter yang mengenal Poe dengan baik di awal 1839, turut memberi peneguhan dengan mengatakan bahwa, “Jika Poe menggunakan opium, maka ia sebagai dokter dan sekaligus pengamat kesehatan yang terlatih, tentu sudah akan mengetahuinya.”
Kontradiksi juga terlihat dalam tulisan-tulisan Poe yang berbentuk kritik. Ada banyak tulisan kritik yang ditulis Poe dengan kejam, tegas, dan tanpa ampun; akan tetapi kadangkala ia juga menulis kritik dengan bahasa yang indah, lembut, dan mempesona. Ketajaman analisisnya dalam menilai karya-karya yang baik dan karya yang buruk, pada saat ia menjadi editor pada halaman sastra koran Messengger (1836), telah semakin memperkuat kreadibilitasnya. Setidaknya, pada periode itu Poe telah menulis 80 kritik yang memberi pengaruh besar terhadap perkembangan sastra.
Keluasan pengetahuan serta kecerdasan Poe memang tak terbantahkan. Sebagai pecinta sains serta pengamat lapangan (empirik) yang teliti, yang mampu menuliskan pikiran-pikirannya dengan detail mengagumkan, ditambah dengan pendiriannya yang tidak mudah takluk terhadap kebenaran yang ia yakini, menjadikan karya-karya Poe mampu menerabas waktu. Bahkan di saat kondisi fisik Poe mulai menurun, idealismenya untuk mewujudkan sebuah karya yang menurutnya “karya tersulit yang pernah dibuatnya”, telah melahirkan tulisan kontroversial bertajuk Eureka (1848), --setahun sebelum kematiannya. Eureka adalah karya yang berkaitan dengan teori-teori Poe tentang berbagai penemuan sains yang (diimajinasikan) bakal terjadi di masa depan. Dalam karya jenius itu, Poe telah melakukan apa yang tak pernah dipertimbangkan oleh banyak penulis lain.

***

Alangkah tidak mudah menjadi legenda. Perjuangan panjang seorang legendaris Poe untuk mewujudkan impian-impiannya, telah mengguratkan sebuah kisah tersendiri yang menjadi inspirasi bagi para penulis yang lahir kemudian. Segala kepedihan, kehinaan, kebangkrutan, kegagalan, serta kemuliaan Poe –yang namanya kemudian tumbuh dan menyebar ke seluruh dunia justru setelah ia wafat pada 1849--, ikut menanamkan sebuah pelajaran berharga tentang pentingnya penegakkan nilai dan konsistensi. Bahwa apa yang diperjuangkan dengan keyakinan penuh, dengan kegigihan yang pantang menyerah, pada saatnya ia akan tumbuh dan menjadi buah yang bisa dipetik.
Buku biografi Poe yang tengah Anda baca ini, memaparkan segala sisi kepedihan serta keras-terjalnya sebuah perjuangan yang tak kenal menyerah, dengan keistimewaan gaya tutur bahasa “novel” yang bercerita. Lewat pemaparan yang indah, runtut, serta alur yang tertata rapi, disertai data-data yang komplit dan akurat, buku ini mengajak pembacanya untuk masuk pada kehidupan tokoh-tokoh penting yang mempengaruhi latar belakang karya-karya besar Poe ketika diciptakan. Tentang bagaimana pergulatan masa kecil Poe yang dipaksa menjadi yatim piatu pada usia belia, tentang bagaimana hidup bersama ayah angkat yang tak pernah menyukai kehadirannya (meskipun Poe dengan gigih menunjukkan bahwa ia adalah seorang jenius), tentang bagaimana indahnya pertemuan-pertemuan dengan sosok perempuan “sempurna” yang kemudian secara tragis direnggut perpisahan oleh nasib yang selalu tak pernah berpihak. Lalu berbagai tragedi kebangkrutan serta kemiskinan yang menderanya tak habis-habis, serta kematian sosok Poe yang berakhir dalam kesepian.
. Lewat pemaparan biografi Poe dengan bahasa yang indah ini, seluruh perasaan kita diajak untuk menyelam serta menghayati setiap kejadian, dengan detail-detail yang tak terlupakan. Sungguh sebuah bacaan yang sanggup memunculkan inspirasi bagi siapa saja yang masih memiliki idealisme untuk melakukan sesuatu yang besar
Lewat pemaparan yang indah, runtut, serta alur yang tertata rapi, disertai data-data yang komplit dan akurat.
Cukup dengan harga Rp.39.500,- Anda bisa memilikinya.
Anda berminat??
Silahkan melakukan:
pemesanan bisa lewat email: cak4wicak@gmail.com atau hub. wicak:08121578869
pembayaran bisa lewat transfer:
BCA cabang jogjakarta No.Rek: 0372792068 a/n Muhammad Arif Tri Wicaksono
BRI cabang pacitan No.Rek: 006701018340501 a/n Muhammad Arif Tri Wicaksono
wilayah kota jogja diantar sampai tempat, plus silaturahmi
diluar jogja belum termasuk ongkos kirim
PEMBELIAN PARTAI BESAR DAPAT POTONGAN HARGA lho
Berminat hubungi wicak (08121578869)
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: ALLAN POE BAPAK CERPEN DUNIA - 9756people
Info Petani -
VAN GOGH INGIN MENJADI PENDETA

Aku melukis demi memberi harapan kepada makhlu-makhluk miskin.,, sesungguhnya menjadi tugas bagiku untuk menghadirkan rona-rona alam (dari surat-surat Vincent Van Gogh)
"hidup yang sibuk dan riuh rendah itu berakhir menuju ke arah jalan buntu." demikian tafsir banyak orang atas lukisan van gogh "wheat field with crows".

sejak bocah, vincent willem van gogh harus mengalami kehidupan yang begitu muram. setiap pergi ke gereja, ia harus menatap namanya sendiri yang dipahatkan di batu nisan. kuburan kakaknya yang meninggal lebih dulu. (nama yang sama juga diberikan kepada keponakan van gogh nantinya)

sejak itu ia selalu merasa menjadi orang lain. perilakunya aneh dan dianggap mengganggu orang lain. misalnya ia membolos bekerja di galeri dan memilih membaca al kitab keras-keras. lahir di tengah keluarga yang agamis, van gogh bercita-cita ingin menjadi pendeta.

dari surat-suratnya yang dikirim ke theo, adiknya, van gohh diketahui mempunyai minat yang besar kepada agama. ia ingin mengorbankan diri untuk orang lain.

pada usia yang cukup telat ia memulai karirnya di jalan Tuhan. begitu terobsesi pada studynya, ia terlalu menuntut lebih pada dirinya sendiri. saat merasa tak bisa konsentrasi ia menjadi seorang masokis.

pada juli 1878 ia meninggalkan studinya dan menjadi misionaris. ia pergi ke borinage, belgia selatan. daerah pertambangan yang miskin. di sini ia memberi pelajaran dan membacakan injil kepada buruh tambang yang kondisinya mengenaskan.

pelukis kelahiran belanda ini merasa telah menemukan tujuan hidupnya. namun hanya sampai pada suatu perayaan natal. ia di usir dari rumah oleh ayahnya karena suatu alasan ia tak pergi ke gereja. kemurungan demi kemurungan menyertai hidupnya. salah satunya ditolak oleh eugene, perempuan anak ibu kost sewaktu masih di london sebagai kacung sebuah galeri.

dari galeri ini, ia belajar melukis. buku ini menceritakan kisah kepelukisan van gogh yang total. tentang perjuangannya mengalahkan depresinya yang akut sampai pada kematiannya di sebuah pagi. "tentang karyaku, aku telah mempertaruhkan hidupku dan akalku separuh runtuh karenanya", katanya.

orang-orang keren selalu mati muda: kartini, chairil anwar, shoe hok gie, lady di. namun van goh lebih berani, dengan menembak tubuhnya sendiri.

judul : van gogh:sebuah biografi
penulis : rjm philpott
penerjemah tia setiadi
penerbit : interlude
jumlah hal: 141
Cukup dengan harga Rp.44.500,- Anda bisa memilikinya.
Anda berminat??
Silahkan melakukan:
pemesanan bisa lewat email: cak4wicak@gmail.com atau hub. wicak:08121578869
pembayaran bisa lewat transfer:
BCA cabang jogjakarta No.Rek: 0372792068 a/n Muhammad Arif Tri Wicaksono
BRI cabang pacitan No.Rek: 006701018340501 a/n Muhammad Arif Tri Wicaksono
wilayah kota jogja diantar sampai tempat, plus silaturahmi
diluar jogja belum termasuk ongkos kirim
PEMBELIAN PARTAI BESAR DAPAT POTONGAN HARGA lho
Berminat hubungi wicak (08121578869)
Berminat hubungi wicak (08121578869)
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: VAN GOGH INGIN MENJADI PENDETA - 9756people
Info Petani -
KATA SBY PACITAN LANUTAN (tanpa JK)
Minimal ada dua pendekatan pemecahan masalah yang bisa dilakukan agar usaha yang dilakukan ini dapat berjalan secara lancar dan berkesinambungan. Pendekatan-pendekatan tersebut meliputi :
1. Pendekatan humanistik
Pendekatan ini ditujukan untuk menciptakan ikatan yang kuat, ikatan yang saling menguntungkan atau ‘simbiosis mutualisme’ antara perusahaan dan penyadap, yang dilakukan melalui penerapan sebuah pola yang mengatur hubungan antara dua komponen di atas. Pola hubungan yang ingin dikembangkan oleh perusahaan adalah pola ‘kemitraan’, yaitu sebuah pola hubungan yang sejajar, saling menghargai, saling menguntungkan satu sama lain, dan bertanggung jawab terhadap peran dan fungsinya masing-masing.
Selama ini perusahaan telah memulainya dengan memfasilitasi para penyadap dengan berbagai peralatan untuk melakukan kegiatan penyadapan, seperti batok kelapa untuk menampung getah sementara di pohon; petel untuk membuat luka sadapan (quare); talang untuk mengalirkan getah; serta ember dan tong untuk tempat getah yang akan dibawa ke pabrik. Perusahaan ke depan akan mengubah pola pembelian getah, yang biasanya hanya membeli getah tanpa ikatan apapun dengan pola menyewa pohon yang dimiliki oleh para penyadap dalam jangka waktu 10 tahun. Dengan pola ini diharapkan dapat lebih menjamin kontinuitas produksi dan pencapaian target yang telah ditetapkan oleh perusahaan serta kelegaan bagi para penyadap bahwa ada jaminan yang kuat terhadap pembelian getah mereka. Di samping itu ada rencana pula untuk membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi para penyadap serta kesadaran mereka dalam mengembangkan jiwa enterpreneurship dengan melihat potensi sumber daya alam dan faktor manusianya di daerah masing-masing dengan sebuah prinsip “Lebih baik memberi kail daripada ikan”.
2. Pendekatan modal
Pendekatan ini dilakukan dengan menambah modal usaha untuk meningkatkan produksi getah, dimana sampai saat ini baru bisa mengolah 1,17% dari total potensi getah yang ada di seluruh Kabupaten Pacitan.
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: KATA SBY PACITAN LANUTAN (tanpa JK) - 9756people
Info Petani -
1 (Satu) Desa 70 (Tujuh Puluh) Penyuluh
Program Pemerintah Republik Indonesia Untuk Pertanian adalah komitmen Revitalisasi Pertanian dan salah satu cara mencapainya adalah mewujudkan program 1 desa 1 penyuluh. Oh betapa dasyatnya, betapa mulianya. Tentulah kesemua itu lahir dari jernih nya olah fikir dan kesungguhan tekad para pengambil keputusan untuk mengembalikan kedaulatan pertanian Indonesia kepada para Petani sekali lagi kepada Petani. Dengan 1 desa 1 penyuluh tentunya adalah langkah berani yang menjadi “keharusan” untuk menyiapkan petani agar mampu “mengolah dan memanajemeni” peradaban dan teknologi pertanian dengan memberi informasi informasi yang paling akurat kepada petani. Informasi yang utuh dan lengkap tentang dunia, bagaimana dunia “was-was”tentang ketersediaan pangan bagi penghuninya, Sehingga petani-petani Indonesia akan mendapatkan dirinya sebagai simpul simpul penyedia pangan bukan hanya untuk Indonesia bahkan penyedia pangan bagi “Dunia” Maka tegakkanlah pandangmu kaum petani Indonesia.

Kalau itu bukan khayal maka paling tidak keharusan untuk berdaulat di bidang panganlah alasan untuk mewujudkan 1 desa 1 penyuluh. Dengan alasan itu pula maka ribuan THL TBPP di rekrut. Mengembalikan gairah petani dan pertanian, ribuan sarjana pertanian di rekrut dari berbagai disiplin keahlian: budidaya, teknologi, pengolahan,hama penyakit, peternakan. Betapa lengkap dan utuhnya kekuatan THL TBPP sebagai darah segar penyuluhan, sebagai generasi baru pertanian.


Kuperkenalkan kampungku yang jauh di sana, di antara Pati, Kudus, Demak, Sragen, Boyolali, Sukoharjo, Blora. Di masa kecilku dulu, di kampung desaku bukan hanya 1 desa 1 penyuluh. Di Kampungku kulihat setiap hari 1 desa terdapat 70 “penyuluh”. Bahkan setiap petani adalah juga “penyuluh”. Tentu saja hadir sebagai “guru” petani di kampungku adalah bapak Penyuluh Pertanian dari Dinas pertanian. Lalu siapa 69 penyuluh penyuluh yang lain itu?. Petani –petani di kampungku ketika pagi dan siang hari mereka tekun dan giat bekerja di sawah, ketikan malam hari mereka kembali lagi kesawah dengan alat penerangan berupa obor, senter, lampu karbit atau lampu petromak menyusuri kembali pematang dan hamparan sawah untuk mencari(berburu) belut, keong,katak, sebagai tambahan penghasilan atau sekedar untuk lauk pauk. Ketika kemudian merebak hama umpamanya belalang, ulat grayak dll mereka juga kembali ke sawah di malam hari dengan alat-alat penerangan untuk mengendalikan hama hama itu. Aktifitas para petani di kampungku di sawah pada malam hari dengan berbagai alat penerang itu di sebut “Nyuluh” para petaninya di sebut “penyuluh” jadi di kampungku jauh sebelum terdengar Revitalisasi Pertanian dengan berupaya mewujudkan 1 desa 1 Penyuluh, dikampungku 1 desa 70 Penyuluh, bahkan setiap Petani adalah Penyuluh.

1 tahun lebih kucicipi aktifitas sebagai THL TBPP, oleh para petani sering di panggil “pak mantri” di samakan dan sama sekali tidak di bedakan dengan para Penyuluh Pertanian (PNS) yang setiap hari mengasuhku. Ada kenikmatan yang tidak ternilai yang tak bisa di hitung dengan lembaran upah ku. Melihat petani tersenyum dengan panenannya, merasakan getirnya petani ketika gagal panennya, merasakan marah kala susah cari pupuk,

Penyuluhan adalah Penerangan

Penyuluhan adalah membawa cahaya

Penyuluhan adalah menunjukkan jalan

Penyuluhan adalah menginformasikan kebenaran

Penyuluhan adalah energi untuk menyampaikan cahaya

Penyuluhan adalah mendistribusikan terang untuk maslahat bersama

Namun ketika kudengar sesuatu yang samar samar, ku lihat sesuatu yang remang remang tentang “durasi 30 bulan” energi untuk mennyampaikan terang itu sudah sewajarnya aku juga minta penerangan, kami juga butuh terang, kami ingin ketegasan tentang terang. Agar samar dan gelap itu tidak bertabrakan dengan keharusan kami menyampaikan terang.

Kepada siapa kami minta penerangan? (Deptan, DPR,atau….)

Kepada siapa kami bisa dapatkan penerangan?(Deptan, DPR atau………)

Keharusan kami untuk selalu membagikan “terang”

Beri kami juga dong “terang”itu

Kami tidak mengeluh, dan tidak ingin “ngrepoti” .yang kami inginkan adalah ketegasan dan ke”terang”an walaupun itu sebenarnya adalah “gelap” yang disampaikan secara tegas dan terang.

Kami mengkhayalkan SILATURAHMI NASIONAL THL TBPP, khayal bagiku tapi tentu tidak bagi teman temanku sesama THL TBPP

SILATURAHMI NASIONAL THL TBPP masih ku khayalkan

SILATURAHMI adalah cek and ricek menurut infotaiment

SILATURAHMI adalah konfirmasi kepada pihak yang melahirkan THL TBPP

SILATURAHMI adalah TABAYYUN

SILATURAHMI adalah utuhnya persaudaraan

SILATURAHMI adalah ketegasan dan kejantanan bahwa ada yang harus lebih di selamatkan dan menjadi titik pandang, menurut khayalku adalah PERSAUDARAAN THL TBPP

(arif-thl-tangerang)
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: 1 (Satu) Desa 70 (Tujuh Puluh) Penyuluh - 9756people
Info Petani -
THL Padi, THL Gabah, THL Beras, THL Nasi
Dalam bahasa Inggris keempat kata semua di sebut Rice, Rakyat Indonesia mampu menjelaskan ke empatnya menjadi lebih spesifik, Padi ketika masih di sawah, Gabah sesudah di rontokkan, Beras sesudah di tumbuk, Nasi Sesudah di tanak.

Di Acara Jambore Penyuluh dan Karya di Cibodas Cianjur Dr Djafar Hafsah yang mantan Dirjen di Deptan dan sekarang menjadi politisi membenturkan idiom “Seperti Ilmu Padi Makin Berisi Semakin Merunduk” pada kenyataannya tidak setiap saat idiom itu berlaku di dalam kehidupan. Menurut Bapak kita itu, kadang kadang perlu menerapkan Ilmu “Gandum” dimana Yang mampu “ tegak” dalam kenyataan gandum adalah justru gandum gandum yang berisi, yang bulu bulu tajam di sekitar bulir bulir nya mampu melindungi ke”tegak”annya. Berbalik dengan Ilmu Padi, gandum yang merunduk”loyo” justru adalah gandum gandum yang “kopong”


Dalam ilmu bercocok tanam padi, setelah benih terpilih di sebar dan di semai di persemaian yang terbatas, kemudian di pindah tanam di sawah yang lebih lapang. Dalam perkembangannya tanaman padi harus di cukupi kebutuhan air ,pupuk dan di lindungi dari gangguan gulma dan hama. Tibalah saat berbunga,dan bulir bulir padi berisi sari pati nutrisi yang di serap oleh akar dari dalam tanah. Setelah berproses beberapa lama tercapailah kematangan bulir menjadi Padi yang siap panen.

Sekolah dan kampus bertugas menyemai dan menanam bibit padi dan menaburinya dengan berbagai macam pupuk dan di perkenalkan bermacam bentuk gangguan di luar dirinya. Sekolah dan kampus me”lulus”kan dan me”wisuda” siswa dan murid sebagai “Padi” dengan ketentuan prasyarat lengkap sebagai “Padi”

THL TBPP Indonesia sebagai diri manusia masuk di wilayah manakah? Sebagai diri Padi? Sebagai Gabah? Sebagai Beras atau sudah menjadi Nasi?

Setelah lulus sebagai manusia “Padi” di panen menjadi bentuk “Gabah” bertaburan di jemur di halaman kehidupan.

Gabah gabah bertaburan di penjuru halaman untuk kemudian di kumpulkan, di persentuhkan gabah satu dan lainnya.Ribuan gabah bersentuhan, bergesekan,di tumbuk dengan alu-alu di “lesung-lesung”, di tumbuk terus menerus agar kulit keras”sekam” nya mengelupas. Kulit kulit keras itu harus benar benar “tanggal dan mengelupas” agar gabah –gabah lulus menjadi “beras”. Lulus sebagai beras belum juga bisa di makan dan di nikmati keberadaan dan fungsinya. Maka beras beras harus bersedia di”panaskan” dan di tanak di kuali dengan panas yang terukur agar matang sempurna menjadi “nasi” tidak boleh menjadi gosong karena terlalu panas atau matang luarnya saja”nglenis”. Nasi adalah “sempurnanya” kematangan. Barulah nasi nasi menjadi manfaat bagi manusia.

Sungguh GR diriku menyebut sebagai manusia “gabah” walau pernah di “luluskan” sebagai “Padi”. Maka aku ingin bersentuhan dengan ribuan gabah-gabah yang lain agar terkelupas kulit keras “keakuanku”.

Teman temanku yang sudah lulus sebagai “nasi”tolong ajari aku untuk itu.

SILATURAHMI NASIONAL THL TBPP yang melayang layang itu, aku lamunkan adalah lesung-lesung dimana gabah gabah saling bertemu yang “menyediakan dan merelakan” dirinya bersentuhan dengan gabah gabah yang lain dan bersedia di tumbuk dengan alu-alu, agar tanggal dan terkelupas kulit keras “keakuan” gabah untuk kemudian lulus sebagai beras. Dan nanti setelah di rumahmu masing masing tanak dan masaklah beras beras menjadi “nasi”agar bisa kita selenggarakan “kenduri-kenduri” dengan petani-petani di desa mu.

Sungguh GR diri ini, berani-beraninya menyebut diri sebagai ”gabah”. Jauh di kesadaranku jangan jangan aku belum pernah lulus dan matang sebagai “Padi”

Di sarikan dari JM”KC”Jkt

NN Warga THL
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: THL Padi, THL Gabah, THL Beras, THL Nasi - 9756people
Info Petani -
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
5 Info Petani © 2012 Design Themes By Blog Davit