728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
Perbaikan Warna dan Masa Simpan Daging dengan Nitrat dan Nitrit
Daging baik yang belum diolah maupun yang sudah diolah bisa kurang menarik apabila warnanya lemah atau pudar. Sementara masa simpan yang lebih panjang tetap menjadi dambaan para produsen maupun konsumen. Warna daging dapat diperkuat dan masa simpan nya dapat diperpanjang dengan cara mencampurkan senyawa kimia nitrat (NO3) dan atau Nitrit (NO2) pada daging atau produk olahannya.

Yang berperan langsung pada proses perbaikan warna daging adalah nitro-oksigen (NO) yang dihasilkan oleh nitrat dan nitrit. Sedangkan untuk perpanjangan masa simpan yang berperan adalah nitrit. Terjadi reaksi bakteriologis nitrat menghasilkan nitrit lalu berlanjut dengan proses reaksi kimia nitrit menghasilkan NO, masing-masing dengan pengurangan unsur oksigen pada molekulnya.

Pelepasan unsur oksigen pada nitrat dan nitrit merupakan hasil proses reaksi kimia yang berbeda. Reduksi unsur oksigen dari nitrat menjadi nitrit terjadi oleh raksi bakteriologis, sedangkan pengurangan unsur oksigen pada nitrit menjadi nitro-oksigen (NO) merupakan reaksi kimia. Dari nitrat hingga menjadi NO perlu dua langkah. Artinya untuk keperluan proses cepat kehadiran dan aktifitas nitro-oksigen maka penggunaan nitrit lebih tepat karena menghasilkan NO dengan lebih cepat.

Sehingga pada upaya memperbaiki warna produk daging yang sudah dimasak atau direbus yang diutamakan adalah penggunaan nitrit. Hal sama juga berlaku pada upaya perpanjangan masa simpan. Sedangkan untuk daging yang sudah diolah dan difermentasi seperti daging diasini dan sosis yang difermentasi kering, peran nitrat lebih menonjol karena prosesnya lebih lambat dan butuh waktu lebih panjang. Pada daging yang telah diolah dan difermentasi, kultur starter dan bakteri mengubah nitrat menjadi nitrit.

Nitro-oksigen memperbaiki warna melalui reaksi dengan myoglobin dalam daging, suatu reaksi satu arah yang biasanya tidak bisa balik (irreversible). Reaksi tersebut menghasilkan komponen yang stabil, yakni melalui rekasi NO dengan atom besi dalam myoglobin. Proses tersebut yang berlangsung dengan bantuan pemanasan atau lainnya menyebabkan terjadi pengurangan unsur dan denaturasi protein sehingga memberi warna yang lebih baik pada daging. Namun penggunaan nitrat dan nitrit harus berhati-hati karena bila berlebihan bisa menyebabkan oksidasi daging yang menimbulkan pigmen hijau.

Pada efek perpanjangan masa simpan, peran nitrit dan nitrat berada dalam lingkup teknologi penghambatan yang merupakan kombinasi berbagai cara pengawetan. Produk yang dimasak mengutamakan penghambat berupa pemanasan, bahan tambahan pangan (btp), pH dan kandungan air. Produk yang diolah dan difermentasikan mengandalkan kultur starter, pH, kandungan air dan btp. Nitrat dan nitrit merupakan bahan penghambat penting pertumbuhan bakteri seperti Chlostridia sehingga perlu ditambahkan untuk memperpanjang masa simpan.

Daging yang dimasak menghadapi masalah warna dan masa simpan sekaligus. Pemanasan menyebabkan warna menjadi coklat atau abu-abu. Dengan aplikasi nitrat dan nitrit, warna bisa lebih menarik mendekati warna daging normal dan pertumbuhan bakteri bisa terhambat. Daging yang belum diolah atau belum difermentasi lebih rawan terhadap bakteri. Ada beberapa kombinasi penghambat yang telah dikembangkan tanpa penggunaan nitrat dan nitrit. Tetapi dengan penggunaan nitrat dan nitrit warna bisa lebih menarik dan kwlitas produk lebih baik.

Perlu diperhatikan pengaruh yang bisa diilakukan nitrat dan nitrit terhadap daging tipe kering-padat-gelap (dark firm dry / DFD) dan tipe pucat-lembek-basah (pale soft exudative / PSE).
Daging tipe DFD memiliki pH tinggi (6,2 - 6,4) sehingga warnanya gelap, daya serap air sangat baik, tetapi stabilitas, warna dan daya simpan tidak bagus. Aplikasi nitrat dan nitrit pada daging DFD yang dimasak memberikan pengaruh positif terhadap warnanya. Pada perlakuan fermentasi, daging tipe DFD tidak bisa digunakan karena pada produk akhir warna tetap akan gelap, pH tetap tinggi dan pertumbuhan bakteri tidak stabil.

Pada daging tipe PSE, warnanya sangat pucat, protein yang terkandung sedikit terdenaturasi dan basah. Bila dimasak, penambahan nitrit akan memberi warna yang lebih baik walaupun tidak menyamai warna daging normal. Secara bakteriologis daging PSE lebih baik dibanding DFD dan menyamai daging normal.

Pada pencegahan oksidasi yang membuat daging menjadi tengik, bahan antioksidan seperti natrium askorbat, vitamin C dan lainnya bisa digunakan. Tetapi dibanding senyawa-senyawa antioksidan, nitrat dan nitrit memiliki kemampuan lebih kuat untuk mencegah ketengikan akibat oksidasi.

Sumber : Sinar Tani Edisi 29 Juni –m 5 Juli 2011 no. 3412 Tahun XLI hal 20.
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Perbaikan Warna dan Masa Simpan Daging dengan Nitrat dan Nitrit - 9756people
Info Petani -
TEKNIK MEMBEDAKAN JENIS KELAMIN ANAK ITIK (DOD)
Metode sederhana yang dapat digunakan untuk membedakan mana anak itik yang laki-laki (jantan) dan mana itik yang perempuan (betina) yaitu dengan teknik bend sexing

Hand sexing adalah cara menentukan bebek jantan betina dengan memegang dan melihat bagian anus / dubur / kloaka bebek.

Pegang bebek dengan tangan kiri dengan punggung ke arah bawah serta tangan kanan membuka dubur

Jika ada tonjolan runcing warna putih seperti akar kecambah maka itu jantan, sedangkan apabila tidak ada maka betina.
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: TEKNIK MEMBEDAKAN JENIS KELAMIN ANAK ITIK (DOD) - 9756people
Info Petani -
penawaran dan permintaan produk pertanian melalui http://epetani.deptan.go.id
epetani adalah media informasi dan komunikasi untuk pelaku agribisnis khususnya petani dan penyuluh, pedagang, peneliti dan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan mereka sebagai pelaku agribisnis dalam menghadapi perkembangan ekonomi global'

Cara mengakses epetani :
1. Jalankan program browser apa saja misalnya : Microsoft internet explorer atau
modzilla firefox
2. Pada kotak address, ketikkan http://epetani.deptan.go.id tekan tombol ENTER atau
klik GO

Login :
Agar dapat memanfaatkan semua fasilitas pada E-petani seperti memberi komentar, berjual beli, menulis artikel / blog, dll, maka kita harus melakukan login terlebih dahulu.

Untuk dapat melakukan login, kita haus memiliki username dan possword, jika belum memiliki hubungi admin E-petani (untu tanya jawab bisa melalui blog pribadi saya ini)


bagi yang berminat untuk menawarkan produk - produk pertanian nya maupun melakukan permintaan terhadap suatu produk pertanian yang diinginkan..... ayo bapak dan ibu tani serta penyuluh pertanian mari kita
bergabung disini... banyak manfaat yang didapatkan....
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: penawaran dan permintaan produk pertanian melalui http://epetani.deptan.go.id - 9756people
Info Petani -
Status Terbaru Beberapa Penyakit Hewan
Pada Sidang Umum Tahunan ke 79 Organisasi Kesehatan Dunia (OIE) di Paris 22-27 Mei 2011 telah dicatat bahwa dunia telah terbebas dari penyakit hewan Rinderpest, dan ancaman sejumlah penyakit utama lainnya pada hewan sudah semakin berkurang. Peserta sidang berjumlah 600 orang delegasi bersemangat membahas cara-cara yang lebih sempurna dan efisien dalam pengendalian berbagai penyakit.

Sidang membahas 118 jenis penyakit hewan di permukaan bumi. Di antara yang paling menyedot perhatian peserta adalah yang terkait dengan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), flu burung, rabies, dan penyakit hewan akuatik.

Tiga penyakit utama yang dievaluasi pada persidangan tersebut adalah penyakit sapi gila (Bovine Spongiform encephalopathy/BSE), PMK, serta Contagious bovine pleuropneumoniae (CBPP).

Tentang penyakit BSE disepakati bahwa Denmark dan Panama yang selama ini dinilai stutus risiko BSE terkendali(controlled risk) kini telah dinyatakan dalam status risiko yang bisa diabaikan (negligible risk).

Tujuh negara yang baru diberikan pengakuan sudah bebas penyakit PMK dengan atau tanpa vaksinasi di seluruh wilayah negara-negara tersebut adalah Jepang, Bostwana, Pilipina, Arhgentina, Bolivia, Brasil, dan Paraguay.

Sedangkan pada saat ini negara yang baru dinyatakan bebas penyakit CBPP adalah China.

Hal lain yang dibahas dalam Sidang Umum OIE 2011 itu termasuk penyempurnaan berbagai aturan dan standar internasional kesehatan dan kesejahteraan hewan termasuk hewan liar. Pembahasan khusus lain termasuk penyakit lebah, kesejahteraan hewan pada produksi ayam potong, dan penyakit rabies pada anjing.

Para delegasi juga memberikan pandangan dan masukan untuk implementasi strategi global pengendalian PMK yang akan diluncurkan dalam waktu dekat.

Sidang menyatakan dukungan terhadap pengembangan kapasitas, dan Iptek OIE. Di antaranya program kerjasama laboratorium Utara-Selatan dan Selatan-Sealatan yang mencakup 38 Laboratorium. Sidang menyepakati akreditasi tiga Pusat Kerjasama (Collaborating Centres) baru dan 11 laboratorium rujukan baru sehingga sekarang terdapat 263 Pusat Ilmiah dalam jaringan global OIE.

Sumber: Sidang Umum OIE
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Status Terbaru Beberapa Penyakit Hewan - 9756people
Info Petani -
PENAS XIII Petani Nelayan 2011 dan Eksistensi THL TBPP
PENAS XIII Petani Nelayan tahun 2011 di Kutai kartanegara, Kalimantan Timur telah resmi ditutup oleh Menteri Pertanian RI. Ada beberapa hal yang menghembuskan angin segar bagi THL TBPP, berikut kami sampaikan sedikit review PENAS XIII.
Dalam rangka ikut mensukseskan acara PENAS XIII Petani Nelayan 2011 dan tempat koordinasi perwakilan THL TBPP yang mengikuti PENAS, FK THL TBPP Nasional menyediakan POSKO FK THL TBPP Nasional di KM 8,4 Dusun Sidomulyo L1 Blok D Desa Bukit Raya Kec. Tenggarong Seberang Kab. Kutai Kertanegara. Disini, Beberapa perwakilan THL TBPP sudah melakukan pertemuan dan koordinasi dengan pengurus FK THLTBPP Nasional untuk menyuarakan pentingnya regenerasi penyuluh pertanian di acara PENAS XIII di Kutai Kertanegara. 
"Tolong teman-teman di Bakorluh, Bapeluh maupun di Balai Penyuluhan. Adik-adik kita itu dibina dengan baik. Jujur tanpa teman-teman THL TBPP dengan program pertanian yang luar biasa kita akan tergopoh gopoh" itulah yang disampaikan Pak Momon Rusmono selaku Kapusluh pada acara Temu Kelembagaan Penyuluhan di Ballroom Putri Karang Melenu pada rangkaian acara PENAS XIII di Kutai Kertanegara. Kapusluh juga menyampaikan pada acara yang sama mengenai keberadaan THL TBPP. "Tahun 2012 akan dikembalikan honor dan BOP THL TBPP menjadi 10 bulan, disamping itu THL TBPP yang berprestasi akan diberikan penghargaan" Amin...terima kasih, ayo kita tunjukan prestasi di lapangan! 
"Keberadaan THL TBPP cukup strategis sebagai calon pengganti penyuluh PNS yang telah memasuki masa pensiun. Namun sampai saat ini belum ada regulasi yang mengatur Penyuluh THL TBPP menjadi PNS. Untuk itu kami mendesak segera diterbitkan regulasi dimaksud" itulah salah satu pernyataan sikap yang disampaikan oleh Penyuluh se-Indonesia dalam DEKLARASI KUTAI KERTANEGARA 2011 di PENAS XIII Petani Nelayan 2011. Semoga terealisasi, amin. 
Presiden yang semula dijadwalkan menghadiri secara langsung PENAS XIII batal menghadiri PENAS XIII Petani Nelayan 2011, namun Presiden mengadakan temu wicara jarak jauh (Jakarta-Tenggarong) dengan para peserta PENAS XIII melalui teknologi video konferensi. 
Acara PENAS XIII Petani Nelayan 2011 resmi ditutup oleh Menteri Pertanian. Kami atas nama THL TBPP se-Indonesia mengucapkan Selamat dan Sukses telah terselenggaranya PENAS XIII Petani Nelayan 2011 di Kutai Kertanegara Kaltim. Semoga dengan momentum ini pembangunan pertanian kita lebih maju dan petani nelayan semakin sejahtera.




Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: PENAS XIII Petani Nelayan 2011 dan Eksistensi THL TBPP - 9756people
Info Petani -
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
5 Info Petani © 2012 Design Themes By Blog Davit