728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
Jadwal & Lokasi Diklat C-THL 08
Sambil menunggu dikeluarkannya jadwal dan lokasi diklat C-THL 08 kami ingin memberikan beberapa tips untuk calon THL yang baru. 1. Catat dan simpan selalu kartu/no ujian anda karena no ujian tersebut akan terus dipakai selama anda menjadi THL. 2. Bukalah rekening tabungan BRI di kantor-kantor BRI yang sudah ONLINE karena pembukaan di BRI yang masih OFFLINE akan menghambat transfer honor kita. 3. Siapkan berkas-berkas yang diminta dan periksalah kembali sebelum anda berangkat diklat. 4. Rapikan rambut anda
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Jadwal & Lokasi Diklat C-THL 08 - 9756people
Info Petani -
Konsumsi Produk Segar Lokal untuk Keamanan Pangan
Kepercayaan masyarakat Jepang terhadap pengemasan dan pelabelan makanan telah menurun di Jepang. Demi kesehatan, mereka telah menaruh perhatian untuk mengkonsumsi sayur-sayuran dan produk lain yang segar berasal dari pertanian lokal.

Beberapa toko grosir mengambil keuntungan milyaran yen dalam penjualan bahan makanan, terjadi pertentangan antara memperbesar super market dan memperbesar keuntungan uang.

Sejak April tahun 2008 di Kawasaki dengan penduduk sekitar satu milyar, koperasi petani setempat telah membuka toko tempat pemasaran produk pertaniannya sendiri guna menjual langsung bahan makanan segar kepada masyarakat.

Suatu pagi pukul 09:30, pelanggan mulai antri di depan toko tersebut, pukul 09:55 telah terdapat 50 orang pengantri, 5 nenit sebelum toko dibuka. ”Setiap orang yang datang kesini pada pagi hari ini beralasan pada saat itu banyak terdapat produk pertanian yang masih segar” kata seorang wanita pelanggan yang biasa datang ke toko tersebut.

Pada akhir pekan, lebih dari 100 orang antri didepan toko sebelum waktu toko dibuka, didepan tempat parkirpun kendaraan macet karena kendaraan pengunjung antri menunggu giliran masuk lapangan parkir yang telah penuh.

Di rak toko dijajakan bayam, kubis, daun bawang, dan sayuran lain serta buah-buahan yang dipetik pada pagi hari. Yang sangat menarik pada label makanan selain dicantumkan nama produk juga ditulis nama petani dan tempat dimana produknya dibudidayakan. Terdapat 300 petani yang terdaftar turut serta mensuplai produk pertanian di toko tersebut.

Masyarakat ini tidak perlu membandingkan harga sayur-sayuran dan buah-buahan yang lebih murah dengan harga di supermarket, akan tetapi tampaknya mereka berminat membeli produk segar karena mereka merasa aman memakan produk yang dibudidayakan oleh petani yang tidak takut mencantumkan namanya pada kemasan produknya.

Menurut JA General Research Institute, terdapat sekitar 5.000 toko penjualan langsung di seluruh Jepang, 2.000 toko diantaranya dikelola oleh koperasi petani dan 3.000 toko lainnya dikelola oleh perusahaan dan kelompok petani.

Rata-rata keuntungan per tahun yang dikeruk oleh toko-toko tersebut berkisar antara 80 – 100 milyar yen.

Toko-toko besar di Jepang mengawali pembukaan outletnya pada tahun 1970-an, ketika masalah polusi merebak sebagai masalah nasional. Kemudian trend ini meluas secara cepat pada tahun 1990-an setelah keruntuhan bubbled economy.

”Banyak konsumen yang mulai meragukan terhadap produksi masal dan sistem eceran masal” pada waktu itu, kata Masayuki Yamamoto, seorang peneliti pada JA General Research Institute.

Toko-toko tersebut telah merubah cara pikir para petani. Banyak toko-toko memasang sistem jaringan komputer sehingga data penjualan harian dapat dikirimkan kepada setiap petani. Para petanipun dapat mengetahui perkembangan produk pertanian yang dibeli oleh para konsumen.

"Saya mulai lebih serius memikirkan bagaimana saya dapat menjual produk sendiri” kata seorang petani pensuplai toko di Kawasaki.

Dengan menjual produk di toko penjualan langsung tersebut memberi kesempatan kepada para petani dapat menetapkan harga sendiri. Hal ini mendorong mereka untuk berkompetisi dengan supermarket dalam hal harga, mutu dan jenis produk, termasuk dapat menyediakan sayur-sayuran yang tidak dijual di toko-toko biasa.

Akan tetapi terdapat masalah lain yang perlu dipecahkan. Seorang pegawai di Toko Kawasaki berkata bahwa pengetahuan pertanian sangat beragam, dan mereka perlu berhati-hati dalam penggunaan bahan kimia sehingga dapat diyakini bahwa produk-produk yang mereka jual telah aman untuk kesehatan.


Sumber : Japan Times, Januari 25, 2009
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Konsumsi Produk Segar Lokal untuk Keamanan Pangan - 9756people
Info Petani -
Pengumuman Hasil Tes Tertulis THL TBPP DEPTAN 2008
HASIL SELEKSI REKRUTMEN TENAGA HARIAN LEPAS
TENAGA BANTU PENYULUH PERTANIAN (THL TB PP)
DEPARTEMEN PERTANIAN TAHUN ANGGARAN 2008

DEPARTEMEN PERTANIAN

REPUBLIK INDONESIA



PENGUMUMAN

NOMOR : 32/TU.210/A2/I/2009

HASIL SELEKSI REKRUTMEN TENAGA HARIAN LEPAS TENAGA BANTU

PENYULUH PERTANIAN (THL TB PP) DEPARTEMEN PERTANIAN

TAHUN ANGGARAN 2008

_______________________________________________________________________________

Dengan ini diberitahukan, bahwa :

  1. Pengumuman hasil seleksi rekrutmen Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL TB PP) Departemen Pertanian Tahun Anggaran 2008 dapat dilihat dan dibaca melalui website Departemen Pertanian dengan alamat:

    “http://portalagribisnis.deptan.go.id/pegawai/thl/08/FINAL_THL/index_thl_08.htm“
    "http://gis.deptan.go.id/pegawai/thl/08/FINAL_THL/index_thl_08.htm“
  2. Bagi mereka yang lulus ujian tertulis akan dilakukan seleksi berkas kelengkapan dan wawancara bersamaan dengan diklat pembekalan yang direncanakan pada MINGGU KETIGA FEBRUARI 2009 dengan membawa persyaratan :
    · Kartu UJian
    · Copy Ijazah dan Transkrip Nilai Akademik
    · Pas Photo berwarna terbaru ukuran 4 X 6 cm = 2 lembar
    · KTP atau SIM atau tanda Pengenal lain yang dianggap sah
    · Buku Tabungan atau Rekening Bank BRI di Kabupaten Domisili Calon Tenaga Harian Lepas Penyuluh Pertanian
    · Perlengkapan Diklat (Baju harian Atas Putih bawah Hitam dan dasi Hitam, Baju Kerja Lapangan/Olah raga, Sepatu dll)
    · Bersedia menandatangani surat perjanjian
  3. Hasil Keputusan Panitia Seleksi THL TB PP Deptan T.A. 2008 TIDAK DAPAT DIGANGGU GUGAT.
  4. Pada akhir Diklat, bagi yang dinyatakan lulus dan memenuhi syarat dilakukan penandatanganan perjanjian.
  5. Pengumuman Tempat Pendaftaran dan Diklat THL TB PP Deptan T.A 2008 akan diumumkan segera melalui Website Departemen Pertanian dengan alamat tersebut diatas.
  6. Apabila ada pihak-pihak yang mengatasnamakan pejabat Deptan dan Panitia Pengadaan THL TB PP Deptan T.A. 2008 untuk menjanjikan dan membantu pelulusan peserta tes dengan meminta imbalan melalui Telepon, Fax atau lisan, agar tidak dilayani dan panitia pengadaan THL TB PP T.A. 2008 Deptan tidak bertanggungjawab.
  7. Apabila ada oknum seperti tersebut diatas, agar segera dilaporkan disertai bukti-bukti otentik yang dapat dipertanggungjawabkan baik secara yuridis maupun administratif kepada Menteri Pertanian melalui Tlp. 021-7804166, Fax. 021-7816180 atau kepada pihak yang berwajib (kepolisian) atas tuduhan penipuan.
  8. Perkembangan informasi dapat diikuti melalui website deptan dengan alamat tersebut diatas.

Jakarta, 21 Januari 2009

PANITIA REKRUTMEN
THL TB PP DEPTAN TAHUN 2008

ttd.

Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian
DAFTAR NAMA-NAMA YANG LOLOS SELEKSI

Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Pengumuman Hasil Tes Tertulis THL TBPP DEPTAN 2008 - 9756people
Info Petani -
BREAKING NEWS: PENGUMUMAN HASIL TES TULIS THL TBPP 2008
Sesuai dengan pengumuman DEPTAN Desember lalu. Hari ini nama-nama calon THL TBPP yang lolos seleksi tes tulis sudah dapat dilihat di website deptan. Jika rekan kesulitan mengakses, rekan-rekan bisa mengecek hasil pengumuman via http://portalagribisnis.deptan.go.id/pegawai/thl/08/FINAL_THL/index_thl_08.htm atau http://gis.deptan.go.id/pegawai/thl/08/FINAL_THL/index_thl_08.htm Semoga Anda termasuk yang beruntung.

---
This post was made with a trial version of BlogPlanet, a photo blog client for mobile phones. For more information visit www.blogplanet.net
.

Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: - 9756people
Info Petani -
Kajian Potensi Pasar Buah Tropis di Jepang
Dalam rangka pengamatan produk ekspor berpotensi dari Indonesia di Jepang, KJRI Osaka telah melakukan kajian potensi pasar produk buah tropis di Jepang bagian barat.

Metoda kajian dilakukan dengan cara menyebar 250 buah angket kepada responden dari kalangan pengusaha dan investor serta masyarakat Jepang bagian barat yang sering melakukan wisata ke luar negeri. Angket didistribusikan melalui beberapa Institusi Jepang yang terpercaya yaitu Osaka Chamber of Commerce and Industry (OCCI), Kobe Chamber of Commerce and Industry (KCCI), Japan External Trade Organization (JETRO), Kankeiren (Federasi Ekonomi Kansai) serta Asosiasi Persahabatan di Wilayah Jepang Barat.

Hasil kajian secara ringkas dapat diutarakan sebagai berikut:

1. Dari hasil kajian ini dapat diketahui bahwa sebagian besar responden telah terbiasa dan menggemari buah-buahan impor sehingga mereka dapat menyebutkan nama buah dan negara pengekspornya seperti Pisang, Mangga dan Nanas berasal dari Indonesia, Pilipina, Meksiko, Taiwan dan Ekuador, Apel dan Kiwi diimpor dari China, Kiwi dan anggur dimasukkan dari Australia serta Durian dan Manggis dikirim dari Thailand.

2. Produk buah-buahan yang paling banyak disukai masyarakat Jepang wilayah Barat adalah buah Mangga. Responden yang menyukai buah Mangga sebanyak 127 orang dari 250 responden, atau 50,8%. Urutan ke dua ditempati penggemar buah pisang sebanyak 34,4%, sedangkan yang ke tiga penggemar buah Nanas sebanyak 12,8%.

3. Kesukaan reponden terhadap cara penyajian buah-buahan tersebut, dari 176 responden terdapat 115 orang (65,3%) menyukai buah yang disajikan dalam bentuk segar tanpa diolah atau diproses. Responden yang menyukai buah olahan atau dipotong agar mudah dimakan sebanyak 23,3%, sedangkan yang menyukai buah kalengan sebanyak 6,3%.

4. Ketika ditanya tentang keinginannya mengimpor buah dari Indonesia, dari 123 responden terdapat 103 orang / perusahaan (83,7%) menyatakan keinginannya mengimpor buah-buahan dari Indonesia dengan alasan karena rasanya enak, harganya murah, bermutu baik, banyak jenisnya, jarak pengiriman dekat, tidak tumbuh di Jepang, aman bagi kesehatan, banyak manfaatnya, khas tropis dan unik.

5. Berhubungan dengan hambatan ekspor buah Indonesia ke Jepang dari 119 responden terdapat 22 orang (18%) mengkhawatirkan lalat buah dan biaya kirim, 21 orang (17,6%) khawaitir akan kandungan pestisida dan 13 orang (10,9%) khawatir buahnya tidak segar lagi.

6. Dari 250 responden, terdapat responden yang pernah mengkonsumsi buah-buahan Indonesia yaitu mangga sebanyak 66 orang (26,40%), pisang 16,4% dan manggis 14,40%.

Sumber : Laporan Kajian KJRI Osaka
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Kajian Potensi Pasar Buah Tropis di Jepang - 9756people
Info Petani -
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
5 Info Petani © 2012 Design Themes By Blog Davit