728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
MENJAHIT PAKAIAN KEBERSAMAAN

Kalau pada suatu saat saya pengen baju , celana pakaian yang nyaman bagi saya untuk di pakai dan di kenakan, maka saya akan datang ke tukang jahit untuk minta di bikinkan pakaian yang pas dengan badan saya. Tentu saja celana pakaian saya hanya nyaman dan enak di pakai untuk badan saya karena di ukur dan di buat memang untuk badan saya. Bagi anda celana saya mungkin kekecilan, bisa juga terlalu longgar. Sehingga umpama suatu saat anda bersilaturahmi ke rumahku, dan saya berniat menghadiahkan baju baru kepadamu maka saya tidak bisa mengatakan ‘baju ini bagus dan sangat nyaman untukmu” karena baju-celana itu di jahit berdasarkan ukuran tubuhku. Sangat pas hanya untuk ukuran tubuhku, nyaman dan enak untuk situasi di sekitar rumahku.

Potret potret permasalahan, di dalam tubuh THL TBPP Indonesia juga sangat beragam, jumlahnya mungkin sebanyak jumlah THL TBPP itu sendiri. Mengapa sampai tahun ketiga ini belum mengkristal umpamanya solid dan kompaknya THL TBPP Indonesia bisa jadi karena setiap THL TBPP lebih mengedepankan “baju-celana” yang pas dan nyaman bagi diri dan daerahnya. Ada temen2 THL TBPP yang mendapat respone sangat bagus di daerahnya sehingga oleh “pemda”nya di berikan kenyamanan kenyamanan. Tapi banyak juga temen temen THL yang ketlingsut, di”acuhkan” keberadaannya walaupun sudah menjalankan amanah tanggung jawabnya umpamanya.

Potret potret permasalahan, di dalam tubuh THL TBPP Indonesia juga sangat beragam, jumlahnya mungkin sebanyak jumlah THL TBPP itu sendiri. Mengapa sampai tahun ketiga ini belum mengkristal umpamanya solid dan kompaknya THL TBPP Indonesia bisa jadi karena setiap THL TBPP lebih mengedepankan “baju-celana” yang pas dan nyaman bagi diri dan daerahnya. Ada temen2 THL TBPP yang mendapat respone sangat bagus di daerahnya sehingga oleh “pemda”nya di berikan kenyamanan kenyamanan. Tapi banyak juga temen temen THL yang ketlingsut, di”acuhkan” keberadaannya walaupun sudah menjalankan amanah tanggung jawabnya umpamanya.

Di dalam potret keinginan dan cita cita THL TBPP juga sangat beragam keinginannya, mungkin saja ada yang menganggap peran pekerjaan THL TBPP hanya sebagai “batu loncatan” karir pribadinya, ada juga yang bertahun tahun melamar pekerjaan dan “ndilalahnya” di terima di rekrutmen THL TBPP. Tapi adapula dan banyak yang sebenarnya sudah punya pekerjaan mapan sebelumnya namun karena panggilan jiwa atau apapun untuk bisa berbuat di bidang pertanian dengan terpaksa atau kesadaran melepas pekerjaan sebelumnya untuk ikut bergabung menyumbang tenaganya di bidang pertanian menjadi “tenaga bantu”di THL TBPP. Di dalam potret kesejahteraan financial dari honor yang di terima THL TBPP juga beragam dinamikanya. Ada yang honornya menjadi THL TBPP merupakan sumber nafkah utama bagi diri dan keluarganya, tidak sedikit pula yang honor sebagai THL TBPP hanya merupakan “uang jajan”bagi anaknya atau sekedar anggaran “pulsa”. Karena tidak sedikit temen2 THL TBPP juga menjadi pelaku bisnis yang sukses dan tangguh, entah di bidang pertanian atau yang lainnya. Dan masih banyak lagi potret keragaman diantara THL TBPP,

Mengapa sampai tahun ketiga ini belum ada kesolidan THL TBPP Indonesia yang maaf semua personelnya mengenyam pendidikan(menengah-tinggi) bahkan berada di dalam atmosfer pengetahuan keilmuan yang sama(pertanian). Mungkin salah satunya karena setiap gerakan aktifitas THL TBPP titik pandang kesadaranya hanya berlaku dan di semangati untuk “baju-celana’ yang nyaman bagi diri dan daerahnya kalau sedikit meluas. Belum muncul kesadaran dan pergerakan yang signifikan yang berupaya mewujudkan ‘pakaian kebersamaan”. Jambi berbeda dengan Riau. Gorontalo-Sumsel-NTB-Banten-Jabar-Papua masing masing berbeda atmosfer permasalahannya. Maka “celana-baju” THL TBPP Gorontalo dan Riau tidak muat di kenakan THL TBPP Banten walaupun temen temen pengen punya “celana’seperti itu.

Silaturahmi Nasional, Saresehan Nasinal, Temu Nasional oleh THL TBPP Indonesia atau apapun namanya hendaknya bukan di semangati keinginan mendapatkan “baju-celana” yang pas dan nyaman untuk diri dan daerahnya. Tetapi adalah semangat untuk menjahit “pakaian kebersamaan’yang siapa saja (THL TBPP) nyaman mengenakannya. Mungkin saja tidak bisa di sebut baju dan celana wujud pakaian itu.

Temu Nasional THL TBPP Indonesia semoga mampu mempertemukan sesobek dan secuil kain-kain dari THL TBPP Aceh hingga Papua untuk kemudian bersama sama di jahit menjadi lembaran kain Selimut THL TBPP Indonesia yang mampu menghangatkan kebersamaan dan persaudaraan THL TBPP Indonesia…. Semoga.. Tapi tunggu dulu jangan jangan kita belum bisa menyumbang sesobek kain, karena 3 tahun ini bisa jadi THL TBPP masih berupa “benang-benang” sehingga butuh energi yang lebih besar. Ayo bersama sama ”memintal dan menjahit pakaian kebersamaan” THL TBPP Indonesia.(AA/TGR/BTN)
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: MENJAHIT PAKAIAN KEBERSAMAAN - 9756people
Info Petani -
Jangan Ada Lahan Kosong
“Jangan ada sejengkal pun lahan kosong,” demikian Wakil Gubernur (Wagub) HM Masduki berpesan kepada masyarakat petani di Desa Cibingbin, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Jumat (29/5) lalu. Kala itu, Wagub melakukan kunjungan kerja melihat hasil proyek-proyek di lingkungan Pemprov Banten, baik berkaitan pendidikan, pertanian, kelautan, kehutanan, infrastruktur, hingga pemberdayaan masyarakat. Sehari sebelumnya, beliau melakukan perjalanan dari Kabupaten Lebak bagian timur hingga Lebak bagian selatan, lalu tiba di Kabupaten Pandeglang bagian selatan.

Wagub melanjutkan ungkapannya bahwa lahan bisa menjadikan pemiliknya sejahtera. Jika tidak dikelola, maka kerugiannya sangat besar. Penulis yang ada mendampingi Wagub saat itu termenung sejenak mendengar ungkapan itu. Begitu sangat dalam maknanya. Mengapa?
Lahan diciptakan untuk dikelola secara baik. Pengelolaan ini bertujuan untuk mendapatkan penghasilan bagi pemiliknya. Tanpa dikelola, lahan akan menjadi petaka. Musibah longsor, banjir, hingga gangguan alam lainnya adalah berawal dari lahan yang tidak dikelola dengan baik.
Pemandangan di hadapan rombongan pejabat Pemprov Banten termasuk Wagub yang didampingi para anggota kelompok tani hutan dan pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) adalah hamparan pohon jati (Tectona grandis) yang luasnya ratusan hektar. Pohon jati yang ditanam di lahan masyarakat itu adalah hak milik masyarakat. Umur pohon jati yang tumbuh itu berumur 2 dan 3 tahun, buah dari program rehabilitasi lahan baik yang didanai APBD Banten maupun pemerintah pusat, dalam hal ini Departemen Kehutanan, pada tahun 2005 dan tahun 2006. Ada juga hamparan kecil nun jauh pohon akasia, yang batangnya sudah terlihat berwarna jingga. Kalau jati bisa dipanen sekitar 7 tahun lagi, sedangkan umur akasia kurang dari itu.
Penyuluh Kehutanan setempat bernama Herman bertutur kepada Wagub bahwa perubahan pengelolaan lahan oleh masyarakat seiring dengan gerakan penanaman pohon. Masyarakat, lanjutnya, merasa senang karena sudah membayangkan apa yang akan mereka lakukan setelah memanen jati 10 tahun mendatang. Rata-rata ingin berangkat ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji. Cita-cita yang logis.
Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Mohammad Yanur merinci kepada penulis, bahwa pohon jati yang dipanen dengan umur 10 tahun menghasilkan 2 kubik lebih. Jika 100 pohon yang ditebang, maka dihasilkan 200 kubik. Dan jika 1 kubik harga minimalnya Rp 1 juta, maka dihasilkan Rp 200 juta. Tentu saja belum bersih, karena harus dipotong biaya penebangan dan proses izin serta lainnya. Tapi, ratusan juta setidaknya sudah benar-benar nyata. Luar biasa. Herman dan Yanuar menegaskan, bahwa warga di Cibaliung dan sekitarnya, bisa berangkat haji, membeli mobil, membuat rumah layak, dan setidaknya hidup lebih sejahtera adalah dari hasil penjualan kayu. Karena kayu apapun saat ini tidak pernah tidak laku untuk dijual.
Pertanyaan saya, bagaimana petani hutan itu memenuhi kehidupan harian, mingguan, atau bulanannya? Karena, jati dipanen 10 tahun setelah tanam? Yanuar menjawab, yakni dengan memadukan penanaman pohon musiman, baik pangan maupun palawija. Atau bisa juga dengan memanfaatkan hasil hutan lainnya, baik jamur, madu, hingga pembuatan pupuk kompos. Jadi tidak perlu dikhawatirkan, ujarnya. Memang syarat utamanya untuk bisa berdaya adalah masyarakat tidak malas. Dibantu dengan bimbingan penyuluh atau pendamping, maka hal itu akan mewujud sempurna.
Wagub sebelum meninjau ke lokasi penanaman jati juga meninjau demplot penanaman kacang kedele yang tumpang sari dengan pohon jati usia 2 dan 3 tahun. Kedele dijadikan komoditas unggulan selatan karena tanahnya yang cocok. Juga memiliki keunggulan spesifik lainnya. Mungkin perlu juga dilakukan demplot lainnya untuk penanaman jagung, ubi jalar, dan lainnya. Sehingga benar-benar tidak ada lahan kosong yang dibiarkan begitu saja. Perpaduan hutan kayu, tanaman pangan, dan palawija setidaknya mampu menjadikan masyarakat bisa lebih sejahtera. Konsep yang dikenal dengan agroforestry ini layak dikembangkan, tentu saja dengan pendampingan masyarakat yang sempurna.

Agroforestry

Hal yang paling menakjubkan saat peninjauan itu adalah, ketika penulis dan rombongan sama-sama masuk ke kawasan hutan rakyat untuk melihat agroforestry. Tepatnya di Desa Mendung, Kecamatan Cibaliung. Cerita dari anggota kelompok tani hutan dan penyuluh setempat, 5 tahun lalu kawasan itu hanya diisi tanaman perdu. Setiap kali kemarau, tentu saja gersang. Air pun langka. Hal ini menyebabkan sawah-sawah yang ada di lembah mengering. Masyarakat tidak mampu mengolah lahan sawah mereka, kecuali hanya sekedar menanam kacang-kacangan atau ubi. Itu pun hanya sedikit. Mereka lebih memilih untuk keluar desa mencari pekerjaan kasar, baik buruh petik kelapa, buruh bangunan, atau berdagang.
Namun, kini kondisi itu berubah. Di kawasan agroforestry telah tumbuh menjulang tinggi pohon akasia (Acasia mangium). Berderet berjajar rapi dengan jarak tanam 2 meter kali 2 meter. Wagub yang menyaksikan sedemikian rapat pohon itu, terkagum-kagum sambil berujar, ”Ini namanya hutan. Ini harus terus dikembangkan. Saat penebangan nanti saya minta jangan serentak, tapi tebang pilih.”
Di antara sela-sela, ditanam pohon hortikultura, antara lain durian, rambutan, dan mangga. Meski pertumbuhannya tidak sempurna, petani yakin jika pihaknya sudah melakukan penjarangan, maka pohon-pohon itu akan segera tumbuh maksimal. Harapannya, di lahan agroforestry itu, selain dihasilkan kayu juga dihasilkan buah-buahan yang menjadi unggulan Provinsi Banten. Semoga, masyarakat Banten di wilayah selatan benar-benar berjaya di bidang pertanian, kehutanan, hingga kelautan. Semoga!

Dadan A Hudaya, SP (thl tbpp kab. pandeglang/banten)
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Jangan Ada Lahan Kosong - 9756people
Info Petani -
PETANI CEREMAI (Cicca acida)
Tanaman Ceremai pada umumnya merupakan tanaman liar yang tidak terpelihara. Kebanyakan dliumpai sebagai tanaman di halaman-halaman rumah. Buah Ceremai rasanya masam walaupun sudah masak. Biasanya buah Ceremai dibuat manisan atau sebagai campuran membuat rujak. Warna buah Ceremai putih kekuning-kuningan, baik yang masih muda maupun yang sudah masak. Untuk membedakan mana yang telah masak, cukup dilihat besar kecil buahnya saja. Buah yang masih muda ukurannya lebih kecil. Buah Ceremai terkumpul dalam satu tangkai yang tidak terlalu panjang. Bila tanaman ini sedang berbuah, akan terlihat seolah-olah dahannya dipenuhi oleh buah. Pohon ceremai tingginya dapat mencapai 10 meter. Daunnya kecil-kecil dan rindang. Warnanya hijau. Daun yang masih muda berwarna agak keputih-putihan. Seperti pada saat berbuah, pada musim berbunga pohon Ceremai juga terlihat seolah-olah ranting-rantingnya dipenuhi oleh bunga yang berwarna putih kemerah-merahan. Bunga Ceremai mudah rontok. Untuk tempat tumbuhnya, pohon
Ceremai tidak memerlukan syarat-syarat tertentu. Cukup bila daerah tempat tumbuhnya banyak curah hujannya. Walaupun demikian bila ditanam di dataran rendah, hasilnya akan lebih memuaskan. Menanam Ceremai dapat dilakukandengan cara tempelan atau dengan bijinya. Selain dari itu juga dapat dilakukan dengan cara cangkokan. Dengan cara cangkokan lebih mudah mengerjakannya. Pohon Ceremai berbuah pada musim hujan. Pohon Ceremai sering ditanam dipekarangan rumah sebagai pohon pelindung. Dalam bahasa latin Ceremai disebut; Cicca acida. Pohon Ceremai mulai berbunga pada musim kemarau, bulan Juli dan Agustus. Buahnya masak pada bulanSeptember sampai Oktober. Besarbuahnya kurang lebih hanya sebesar.gundu. Seperti yang telah disebut-kan dalam tulisan ini sebelumnya,tutu buah Ceremai itu inam sekali.Tetapi justru karena asamnya itu,buah Ceremai dicari orang untukdipakai sebagai bumbu berbagai masakan agar terasa segar. Selain dipakai sebagai bumbu masak dan dibuat rujak, buah Ceremai.
Menanam Ceremai dapat dilakukan dengan cara tempelan atau dengan bijinya. Selain dari itu juga dapat dilakukan dengan cara cangkokan. Dengan cara cangkokan lebih mudah mengerjakannya. Pohon Ceremai berbuah pada musim hujan.
Cara membuat manisan Ceremai, biasanya dilakukan sebagai berikut; sediakan buah Ceremai yang masak di pohon sebanyak yang diperlukan, lalu dicuci sampai bersih. Setelah itu direndam dalam air garirm 3% selama lebih kurang
15 menit. Kemudian buah Ceremai dilunakkan dengan cara menggilasnya
pelan-pelan. Jangan ditekan terlalu keras untuk menja ga agar buahnya
jangan sampai pecah-pecah. Selanjutnya buah diperas airnya satu per satu dan dicuci lagi dengan air biasa, sampai semua asam-asam yang masih tersisa pada buah itu, tersapu bersih. Setelah itu, buah direndam dalam air kapur selama beberapa jam, kemudian dicuci lagr dengan air bersih sebelum dimasukkan ke
dalam larutan gula kental selama satu malam. Setelah satu malam, atau keesokan harinya, buah diangkat dari larutan gulanya. Kemudian ditaruh di atas saringan agan air gulanya menetes ke bawah. Air gula yang menetes itu
ditampung dalam panci. Agar larutan gula itu dapat menge ntal, panci yang dipakai ini dipanaskan semba menampung tetesan gula. Setelah larutan gula mengental, lalu didinginkan. Setelah dingin, buah ceremai dimasukkan kembali ke dalamnya. Begitulah dilakukan berulang kali sampai buah Ceremai berwarna merah. Buah Ceremai yang sudah jadi manis, ditusuk dengan tusukan lidi atau bambu seperti menusuk sate. Nah, inilah satu-satunya buah yang manisannya dimakan seperti makan sate.
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: PETANI CEREMAI (Cicca acida) - 9756people
Info Petani -
PETANI JERUK SIAM (Citrus nobilis)
Jeruk Bali yang buahnya besar-besar, Jeruk Garut yang terkenal enak rasanya dan Jeruk Purut untuk bahan pelengkap keperluan dapur. Yang akan kita ceritakan di sini adalah Jeruk jepis nobilis, yaitu Jeruk Siam yang dalam bahasa Latin disebut Citrus nobilis. Jeruk Siam tumbuh dengan baik di dataran rendah maupun di daerah pegunungan sampai pada ketinggran 700 meter di atas perrnukaan laut.Kalau ditanam di daerah yang kering hasilnya kurang memuaskan dan rasa buahnya terasa asam. Kita dapat meningkatkan mutu buahnya dengan cara menjarangkan atau mengurangi buahnya. Tidak dibiarkan terlalu lebat buahnya. Bentuk buahnya lebih kecil dari Jeruk Keprok, bentuk buahnya bulat. Daunnya kecil-kecil, runcing dan bunganya kecil pula bentuknya.
Penanaman pohon Jeruk Siam dilakukan dengan br.ii, cangkok, stek atau dengan cara okulasi. Cara menanam dengan cangkok atau dengan cara okulasi lebih mudah mengerjakannya, oleh sebab itu sering dilakukan orang. Penanaman baru sebaiknya jangan langsung, tetapi ditanam di persemaian terlebih dahulu untuk beberapa bulan, kemudian baru dipindahkan ke tempat
yang telah ditentukan. Jarak tanam yang baik adalah 5 meter.
Dibuatkan lubang-lubang yang diberi pupuk kandang sebanyak lebih
kurang 2 kaleng minyak tanah.
Pohon Jeruk Siam mulai berbuah setelah berumur 5 sampai 6 tahun.
Selanjutnya akan berbuah pada bulan-bulan September sampai bulan
Febru &n, dan akan berbuah beberapa kali dalam setahun. Agar mutu buahnya dapat ditingkatkan, cabang-cabang pohonnya yang terlalu banyak harus diangkas secara berangsur-angsur. Sehingga pertumbuhan buah mendapatkan
ruangan yang lebih luas untuk berkembang. Buah akan dalrat berkembang
menjadi besar. Ranting-ranting kecil yang tidak beraturan tumbuhnya, juga harus dibersihkan. Pemangkasan jangan dilakukan terlalu banYak dalam sekali
pangkas. Ini gunanya untuk tetap menjaga agar Pertumbuhan Pohon
tidak terganggu. Seperti telah disebutkan di atas dalam tulisan ini, Penanaman Jeruk Siam sebaiknya memang dengan cara okulasi atau cangkokannya. Kedua cara itu sama bagusnya. Baik cangkokan maupun okulasinya sama berakar
dalam. Duaduanya akan sama-sama menghasilkan buah yang lebat,
asal ditanam di tanah yang tidak berlapiskan padas. Jarak menanamnya perlu diperhatikan benar. Pohonnya harus dapat leluasa ditiup angin, agar lekas dapat kering kembali setelah ditimpa hujan. Di samping itu, tajuk pohonnya bulat lebar
ketika sudah dewasa. Jeruk Siam dapat juga ditanam bersama-sama dengan tanaman lain yang tidak mengganggu, soperti Nanas atau Papaya. Penanaman kombinasi secara ini memang dapat berhasil baik di daerah yang basah, karena tidak akan kekurangan air. Tetapi di daerah yang kering biasanya hanya dikombinasikan dengan tanaman Singkong. Jeruk Siam banyak ditanam orang di
Sumatera dan Jawa Barat.


Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: PETANI JERUK SIAM (Citrus nobilis) - 9756people
Info Petani -
PETANI NANAS (Arwrws sativus)




Jenis-jenis nanas antara lain,Nanas Bogor, Nanas Palembang dan Nanas Paris. Ketiga jenis Nanas ini rasanya enak, manis dan tidak terlalu banyak mengandung air. Selain itu kita kenal juga Nanas Merah, Nanas Klacen dan Nanas Cayene. Tiga jenis Nanas yang disebut belakangan ini, rasanya .tidak
semanis nanas Bogor, Nanas Palembang dan Nanas Paris. Lagi pula terlalu banyak mengandung air. Nanas baru merupakan salah satu macam dari sedemikian banyak macam buah-buahan yang tumbuh di Tanah Air kita dengan beraneka ragam jenis maupun rasanya. Maka pada tempatnya jika, kita bangga
dengan negeri kita yang subur ini. Daerah pada ketinggian 100 sampai
700 meter di atas permukaan laut adalah tempat yang sesuai untuk ditanami
tanaman Nanas. Kecuali Nanas jenis Cayene Lise yang, dapat tumbuh pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Yang paling cocok adalah tanah yang gembur dan banyak mengandung humus, lebih lagi kalau tanah itu miring
letaknya. Tanaman Nanas tumbuh dengan baik sekali di daerah yang banyak curah hujannya, tetapi tanaman ini tidak stuka genangan air. Ciri-ciri dari buah Nanas yang manis rasanya adalah buah yang memiliki mata buah yang menonjol., Sedangkan buah-buah, yang memiliki mata buah yang rata, rasanya kurang manis dan banyak mengandung air. Buah Nanas enak dimakan sebagai
makanan segar. Dapat Pula dibuat selai untuk pelengkap makan roti. Dibuat sebagai campuran rujak sangat disukai para muda-mudi. Bahkan orang tua-tuapun tidak akan menolak apabila disuguhi rujak campur Nanas.
Buah Nanas mempunyai kulit Yang berduri, kalau kita tidak berhati-hati
dapat melukai jari-jari tangan kita. Kita dapat mengetahui buah Nanas
yang telah tua dari baunya Yang harum dan jarak mata buahnya yang sudah melebar. Buah Nanas yang masih muda dapat dipergunakan orang untuk melunakkan daging yang akan dimasak. Caranya dengan menumbuk buah
Nanas yang masih muda itu, lalu airnya diperas dan dicampurkan kepada daging Yang akan dimasak itu. Buah Nanas dalam kalengpun tidak asing lagi bagi kita sekarang ini, karena pabrik pengalengan buah Nanas sudah banyak pula berdiri di Negeri kita ini. Tanaman Nanas berasal dari Amerika Selatan. Tanaman ini berupa semak yang berbatang semu. Tingginya lebih kurang 40 cm. Nanas mempunyai beberapa varietas pula, antara lain sebagai berikut; Ananas comosus varietas viridis. kulit buahnya tetap berwarna hijau walaupun buahnya
sudah masak. Daging buahnya berwarna putih kehijau-hijauan. Baunya sedap dan banyak mengandung sari buah. Sayang rasanya tidak semanis Nanas Bogor. Nanas ini dikenal nama Nanas Hijau. Ananos comosus varietas rubens, buahnya berukuran besar. Warna kulitnya malahan lebih hriau dari kulit Nanas
Hijau. Yang kita kenal sebagai Nanas Bogor itu ialah Anonas comosos varietas
dulcis. Sedangkan Nanas Cayenne lisse adalah hasil pembudidayaan yang didatangkan dari luar negeri. Nanas Cayenne ini ditanam secara besarSesaran di perkebunan, karena buahnya baik sekali untuk dijadikan nanas kalengan.


Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: PETANI NANAS (Arwrws sativus) - 9756people
Info Petani -
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
5 Info Petani © 2012 Design Themes By Blog Davit