728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
JERUK CIKONENG (ST)
Surel Cetak PDF
JERUK CIKONENG (Citrus maxima (Burm.) Merr. kultivar ‘Cikoneng’)
Jeruk Besar Cikoneng ST (Sumedang Tandang) merupakan klon/varietas unggul jeruk besar yang berasal dari Kabupaten Sumedang.
 Buah Jeruk Cikoneng mempunyai rasa yang khas dan manis. Buah Jeruk ini selain dimakan segar sebagai buah meja, kadang-kadang juga dibuat rujak atau diambil ekstraknya untuk dibuat jus. Bunganya yang harum dapat untuk bahan parfum. JERUK CIKONENG
(Citrus maxima (Burm.) Merr. kultivar ‘Cikoneng’)
Nama lain         : Jeruk Besar
Suku                : Rutaceae
Latar Belakang
Asal-usul Jeruk ini belum dapat dipastikan. Ada yang menganggap berasal dari kawasan Malaysia. Jenis ini telah tersebar sampai di Indo China, Cina bagian selatan, Jepang dan kearah barat sampai di India dan Amerika tropika.
Di Indonesia dikenal ada 3 kultivar Jeruk Besar yang sangat popular, yaitu kultivar Jeruk Bali, Jeruk Madiun dan Jeruk Cikoneng. Buah Jeruk Cikoneng mempunyai rasa yang khas dan manis. Buah Jeruk ini selain dimakan segar sebagai buah meja, kadang-kadang juga dibuat rujak atau diambil ekstraknya untuk dibuat jus. Bunganya yang harum dapat untuk bahan parfum. Daun, bunga, buah dan bijinya dapat pula dimanfaatkan untuk mengobati sakit batuk, demam dan sakit perut.
Daerah Kabupaten Sumedang merupakan sentra penghasil utama Jeruk Cikoneng. Namun akhir-akhir ini Jeruk Cikoneng sudah mulai jarang dapat ditemukan. Oleh karena itu untuk meningkatkan pengembangan dan pelestarian Jeruk Cikoneng maka pemerintah daerah Kabupaten Sumedang memilih Jeruk ini  sebagai flora identitas daerahnya. Dengan dipilihnya Jeruk Cikoneng diharapkan pula adanya peningkatan/penambahan penghasilan petani jeruk dan pendapatan daerah.
Pertelaan
Pohon mencapai tinggi 15 m, percabangan menyebar, berduri atau tanpa duri. Daun bundar telur sampai jorong, terdapat bercak-bercak kelenjar minyak, tangkai daun bersayap melebar, sayap berbentuk jantung terbalik. Perbungaan di ketiak, dengan satu atau beberapa bunga yang mengelompok; bunga besar, berbulu, mahkota putih krem, benang sari 20 – 35. Buah buni, agak bulat, kuning kehijauan dengan bercak-bercak kelenjar yang padat, berkulit tebal, bagian vesikula merah jingga, rasa manis. Biji ada beberapa, besar dan kekuningan.
Ekologi
Tumbuh di daerah dataran rendah tropika, rata-rata suhu antara 25◦ dan 30◦ C dan musim kering berakhir untuk 3 sampai 5 bulan serta curah hujan tahunan 1500 – 1800 mm. Toleran terhadap berbagai tipe tanah mulai dari tanah pasir kasar sampai tanah liat berat. Tumbuh di dataran rendah sampai pada ketinggian 400 m di atas permukaan laut.
Pembudidayaan
Jeruk Cikoneng biasanya ditanam di pekarangan dan di kebun-kebun. Cara perbanyakan yang umumnya dilakukan adalah dengan mencangkok sedangkan perbanyakan dari biji jarang dilakukan. Selain itu juga dapat dilakukan dengan pertunasan.
Musim berbuah
Musim berbuahnya bulan April sampai Juni.
 
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: JERUK CIKONENG (ST) - 9756people
Info Petani -
BUDIDAYA BUAH NAGA (Dragon Fruit)
 
Apa itu buah Naga?
Sebagian kalangan menyebutnya buah ini dengan nama Buah Dewa. Hingga saat ini di butuhkan akan buah Naga Indonesia cukup besar dan bukan hanya pasar lokal saja yang ingin mencicipi kedahsyatan buah yang stu ini. Peluang Ekspor juga tidak kalah besarnya, Namun kebutuhan yang besar tersebut belum mampu di penuhi oleh produksi dalam negri asalny (Taiwan) Apalagi kondisi dalam negri Indonesia cukup sulit memenuhi peluang Pasar ini, Karena hal-hal yang berhubungan dengan iklim investasi yang cenderung lesu. Tetapi melihat segi potensi Wialyah lahan pertanian yang luas dan subur,Sangat besar kemungkinannya untuk mengembangkan tanaman jenis ini.
Tingginya permintaan buah naga ini di sebabkan oleh promosi yang menyebutnya sebagai buah meja (Sangat Menarik dan Menggiurkan bila di sajikan di meja makan) Berkhasiat mujarab untuk berbagai penyakit dan bermanfaat sebagai bahan baku di bidang industri pengolahan Makanan, Minuman, Kosmetik serta produk kesehatan. Berpedoman kepada kondisi petani yang sebagian besar kurang mampu berinvestasi di bidang ini (Mahalnya bibit dan perlengkapan yang harus di sediakan). Merupakan salah satu motivasi bagi pemilik modal untuk bekerja sama dengan kelompok Tani dalam pembudidayaan Komoditas ini. Keadan lain yang mendukung adalh tersedianya lahan yang potensial dan tenaga ahli dalam pembudidayaan jenis Tanaman ini.
CIRI BUAH NAGA
Buah naga (Dragon Fruit atau Hylocereus Undatus) masih termasuk komoditi langka di indonesia. Buah yang beasal dari Taiwan ini memiliki bentuk yang sangat unik dan cukup memikat untuk di lihat. Bentuk fisiknya mirip dengan buah nanas hanya saja buah ini memiliki sulur /jumbai di sekujur kulitnya dan buah ini berwarna merah jambu (Pink) dengan daging buah berbagai jenis antara lain berwarna Putih, Kuning dan Merah dengan biji kecil berwarna hitam yang sangat lembut dan lunak. Rasa buah tergantung jenis warna daging buah itu, Bila warna merah cenderung manis dan legit dengan perpaduan rasa yang sangat khas. Warna putih rasanya manisdan segar sedangkan kuning perpaduan antara ke dua warna di atas. Bentuk tanaman hampir mirip dengan pohon kaktus berupa sulur-sulur yang memanjang seperti lidah naga yang menjulur. Berat rata-rata + 600 s.d 800 Gram.

KHASIAT BUAH NAGA
  • Penyeimbang kadar gula darah.
  • Membersihkan darah.
  • Menguatkan ginajal.
  • Menyehatkan lever.
  • Perawatan kecantikan.
  • Menguatkan daya kerja otak.
  • Meningkatkan ketajaman Mata.
  • Mengurangi keluhan panas dalam dan sariawan.
  • Mensatbilkan Tekanan Darah.
  • Mengurangi Keluhan Keputihan.
  • Mengurangi Kolesterol dan mencegah Kanker usus.
  • Mencegah Sembelit dan Memperlancar Feses.

Sejarah Buah Naga
Buah Naga telah lama dikenal oleh rakyat Tionghoa kuno sebagai buah yang membawa berkah. karena biasanya buah naga diletakkan diantara patung naga di altar.
Oleh karena itu orang Vietnam menyebut buah naga atau dalam bahasa Vietnam disebut dengan nama Thang Loy di Thailand diberi nama Keaw Mang Kheon, dalam istiiah Inggris diberi nama DRAGON FRUIT clan di Indonesia dikenal dengan nama BUM NAGA Sebenarnya tanaman ini bukan tanaman asil daratan Asia, tetapi merupakan tanaman ask Meksiko clan Amerika Selatan bagian utara ( Colombia ). Pada awainya buah naga ini dibawa kekawasan Indocina ( Vietnam ) oleh seorang Perancis sekitar tahun 1870. dari Guyama Amerika Selatan sebagai hiasan sebab sosoknya yang unik dan bunganya yang cantik dan berwarna putih. Baru sekitar tahun 1980 setelah dibawa ke Okinawa Jepang tanaman ini mendunia karena sangat menguntungkan. Pada tahun 1977 buah ini dibawa ke Indonesia clan berhasil disemaikan kemudian dibudidayakan. Buah naga kaya akan vitamin dan mineral dengan kandungan serat cukup banyak sehingga cocok untuk diet.

Budidaya Buah Naga
1. Persyaratan Tumbuh Tanam
Ditanam di dataran rendah, pada ketinggian 20 – 500 m diatas permukaan iaut
Kondisi tanah yang gembur, porous, banyak mengandung bahan organik clan banyak mengandung unsur hara, pH tanah 5 – 7
Air cukup tersedia, karena tanaman ini peka terhadap kekeringan dan akan membusuk bila kelebihan air Membutuhkan penyinaran cahaya matahari penuh, untuk mempercepat proses pembungaan
2. Persiapan Lahan
Persiapkan tiang penopang untuk tegakan tanaman, karena tanaman ini tidak mempunyai batang primer yang kokoh. Dapat menggunakan tiang dari kayu atau beton dengan ukuran 10 cm x 10 cm dengan tinggi 2 meter, yang ditancapikan ke tanah sedalam 50 cm. Ujung bagian atas dari tiang penyangga diberi besi yang berbentulk lingkaran untulk penopang dari cabang tanaman
Sebulan sebeium tanam, terlebi dahulu dibuatkan Wbang tanan dengan ukuran 40 x 40 x 40 cm dengan jarak tanam 2 m x 2,5 m, sehingga dalam 1 hektar terdapat sekitar 2000 lubang tanam penyangga
Setiap tiang/pohon penyangga itu dibuat 3 – 4 Lubang tanarn dengan jarak sekitar 30 cm dari tian penyangga.
Lubang tanam tersebut kemudian diberi pupuk kandang yang masak sebanyak 5 – 10 kg dicampur dengan tanah
3. Persiapan bibit dan penanaman
Buah naga dapat diperbanyak dengan cara :
Stek dan Biji
Umumnya ditanam dengan stek dibutuhkan bahan batang tanaman dengan panjang 25 – 30 cm yang ditanam dalam polybag dengan media tanam berupa campuran tanah, pasir clan pupuk kandang  dengan perbandingan 1 : 1 : 1.
Setelah bibit berumur ? 3 bulan bibit siap dipindah/ditanam di lahan.
4. Pemeliharaan
Pengairan
Pada tahap awal perturnbuhan pengairan dilakukan 1 – 2 hari sekali. pemberian air berlebihan akan menyebabkan terjadinya pembusukan
Pemupukan
Pernupukan tanaman diberikan pupuk kandang, dengan interval pemberian 3 bulan sekali, sebanyak   5 – 10 Kg.
Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)
Sementara belum ditemukan adanya serangan hama clan penyakit yang potensial. Pembersilhan lahan atau pengendalian gulma dilakukan agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman
Pemangkasan
atang utama ( primer ) dipangkas, setelah tinggi mencapai tiang penyangga ( sekitar 2 m ), clan ditumbuhkan 2 cabang sekunder, kemudian dari masing-masing cabang sekunder dipangkas lagi clan ditumbuhkan 2cabang tersier yang berfungsi sebagai cabang produksi.
5. Panen
Setelah tanaman umur 1,5 – 2 tahun, mulai berbunga dan berbuah. Pemanenan pada tanaman buah naga dilakukan pada buah yang memiliki ciri – ciri warna kulit merah
mengkilap, jumbai / sisik berubah warna dari hijau menjadi kernerahan. Pemanenan dilakulkan dengan menggunakan gunting, buah dapat dipanen saat buah mencapai umur 50 hari terhitung sejak bunga mekar
Dalam 2 tahun pertama. setiap tiang penyangga mampu menghasilkan buah 8 s / d 10 buah naga dengan bobot sekitar antara 400 – 650 gram
Musim panen terbesar buah naga terjadi pada bulan September hingga Maret
Umur produktif tanaman buah naga ini berkisar antara 15 – 20 tahun
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: BUDIDAYA BUAH NAGA (Dragon Fruit) - 9756people
Info Petani -
cara bikin pestisida organik dari urien sapi
pest nabati Salam pertanian! Petani selama ini tergantung pada penggunaan pestisida kimia untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Saya yakin banyak petani yang enggan menggunakan pestisida organik. Selain tidak praktis tapi juga daya kerjanya yang sangat lamban jika dibanding dengan pestisida kimia. Tapi kenapa para pakar pertanian termasuk pemerintah selalu menganjurkan petani agar menggunakan pestisida organik. Dianjurkannya menggunakan pestisida organik tersebut dikarenakan beberapa kelemahan-kelemahan yang ada pada pestisida kimia. Dampak negatif dari penggunaan pestisida kimia antara lain:
  1. Hama menjadi kebal (resisten)
  2. Peledakan hama sekunder (resurjensi)
  3. Timbulnya hama baru
  4. Penumpukan residu bahan kimia di dalam hasil panen
  5. Terbunuhnya musuh alami
  6. Pencemaran lingkungan oleh residu bahan kimia
  7. Kecelakaan bagi pengguna
  8. Timbulnya gangguan kesehatan bagi manusia
Kira-kira sudah berapa lama petani menggunakan pestisida kimia ini? Jadi bisa dibayangkan sendiri akibatnya bagi tanah pertanian di Indonesia. Pestisida Organik memiliki beberapa fungsi, antara lain:
  1. Repelan, yaitu menolak kehadiran serangga. Misal: dengan bau yang menyengat
  2. Antifidan, mencegah serangga memakan tanaman yang telah disemprot.
  3. Merusak perkembangan telur, larva, dan pupa
  4. Menghambat reproduksi serangga betina
  5. Racun syaraf
  6. Mengacaukan sistem hormone di dalam tubuh serangga
  7. Atraktan, pemikat kehadiran serangga yang dapat dipakai pada perangkap serangga
  8. Mengendalikan pertumbuhan jamur/bakteri (patogen)
  9. Menghambat pergantian kulit serangga
  10. Mengganggu komunikasi serangga
  11. Memblokir kemampuan makan serangga

Bahan dan Cara Umum Pengolahan Pestisida Organik

  • Bahan mentah berbentuk tepung (nimbi, kunyit, dll)
  • Ekstrak tanaman/resin dengan mengambil cairan metabolit sekunder dari bagian tanaman tertentu
  • Bagian tanaman dibakar untuk diambil abunya dan dipakai sebagai insektisida (serai, tembelekan/Lantana camara)
Contoh beberapa tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai pestisida Organik :
MIMBA (Azadirachta indica)

Bahan Pestisida Organik ini mengandung senyawa aktif azadirachtin, meliantriol, dan salanin. Berbentuk tepung dari daun atau cairan minyak dari biji/buah. Efektif mencegah makan (antifeedant) bagi serangga dan mencegah serangga mendekati tanaman (repellent) dan bersifat sistemik. Mimba dapat membuat serangga mandul, karena dapat mengganggu produksi hormone dan pertumbuhan serangga.
Mimba mempunyai spectrum yang luas, efektif untuk mengendalikan serangga bertubuh lunak (200 spesies) antara lainL belalang, thrips, ulat, kupu-kupu putih, dll. Disamping itu dapat juga untuk mengendalikan jamur (fungisida) pada tahap preventif, menyebabkan spora jamur gagal berkecambah. Jamur yang dikendalikan antara lain penyebab: embun tepung, penyakit busuk, cacar daun/kudis, karat daun dan bercak daun. Dan mencegah bakteri pada embun tepung (powdery mildew). Ekstrak mimba sebaiknya disemprotkan pada tahap awal dari perkembangan serangga, disemprotkan pada dun, disiramkan pada akar agar bisa diserap tanaman dan untuk mengendalikan serangga di dalam tanah.
AKAR TUBA (Deris eliptica)

Senyawa yang telah ditemukan antara lain adalah retenon. Retenon dapat diekstrak menggunakan eter/aseton menghasilkan 2 – 4 % resin rotenone, dibuat menjadi konsentrat air. Rotenon bekerja sebagai racun sel yang sangat kuat (insektisida) dan sebagai antifeedant yang menyebabkan serangga berhenti makan. Kematian serangga terjadi beberapa jam sampai beberapa hari setelah terkenal rotenone. Rotenon dapat dicampur dengan piretrin/belerang. Rotenon adalah racun kontak (tidak sistemik) berpspektrum luas dan sebagai racun perut. Rotenon dapat digunakan sebagai moluskisida (untuk moluska), insektisida (untuk serangga) dan akarisida (tungau).
TEMBAKAU

Tembakau sebagai Pestisida Organik karena senyawa yang dikandung adalah nikotin. Ternyata nikotin ini tidak hanya racun untuk manusia, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk racun serangga Daun tembakau kering mengandung 2 – 8 % nikotin. Nikotin merupakan racun syaraf yang bereaksi cepat. Nikotin berperan sebagai racun kontak bagi serangga seperti: ulat perusak daun, aphids, triphs, dan pengendali jamur (fungisida).
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: cara bikin pestisida organik dari urien sapi - 9756people
Info Petani -
Blanko Keanggotaan dan Kepengurusan THL TBPP
 Kepada Yth: Ketua FK THL TBPP Provinsi/Kabupaten/Kota
Se-Indonesia


Berikut ini kami sampaikan Blanko Keanggotaan dan Kepengurusan THL TBPP untuk segera diunduh (download) dan disosialisasikan kepada seluruh THL TBPP ditempat saudara. Blanko Keanggotaan dan Kepengurusan THL TBPP digunakan sebagai data dasar pembuatan kartu anggota, mohon blanko yang kami lampirkan segera diisi dan alamat pengembalian akan kami tentukan kemudian. Perlu diketahui bahwa pembuatan kartu anggota belum bisa kami realisasikan karena kas FK THL-TBPP Nasional belum memungkinkan. Oleh karena itu kami mohon iuran segera dilunasi supaya kami bisa melakukan semua kegiatan yang diamanatkan pada kami bukan hanya pembuatan kartu anggota.
Terima kasih


Blanko Keanggotaan Dan Kepengurusan                                                            
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Blanko Keanggotaan dan Kepengurusan THL TBPP - 9756people
Info Petani -
Alamat Fakultas Kedokteran Hewan di Indonesia

Faculty of Veterinary Medicine in Indonesia:


Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor

JI. Agatis, Kampus IPB, Darmaga Bogor Telp: 0251 - 8629469, 8629470, 8629471, 8629474 Fax: 0251 - 8629459, 8629460 E-mail: fkh@ipb.ac.id


Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada

JI. Olahraga, Karangmalang, Yogyakarta 55281 Telp : 0274 - 7480307; Fax: 0274 - 560861; E-mail: fkh@ugm.ac.id


Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga

Kampus C, Unair Mulyorejo, Surabaya 60155 Telp : 031 - 5993016, 031 5992785 Fax: 031 - 5993015


Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala

NAD - Banda Aceh 23111 Telp :0651-7552517,0651-7551536 Fax: 0651 - 54208


Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana

JI. Kampus Bukit Jimbaran, Denpasar - Bali 80364 Telp : 0361 - 701808


Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya

JI. M.T Haryono no: 169, Malang. Jawa Timur 65145 Telp/fax: 0341 - 573642 E-mail: pskh_ub@brawijaya.ac.id


Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

JI. Dukuh Kupang XXV/54, Dukuh Kupang,Dukuh Pakis, SURABAYA 60225 Phone : 031 5689740,031 5615254, 031 5617306, 031 5619708, Fax: 031 5679791 Email : ujinasuwks@pdhi-online.org

Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Alamat Fakultas Kedokteran Hewan di Indonesia - 9756people
Info Petani -
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
5 Info Petani © 2012 Design Themes By Blog Davit