728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
ANGGREK HITAM
Sudah lama sekali, rasanya, Anggrek Hitam (black orchid) yang ada disekitar rumah hanya bertambah daunnya. Terasa begitu enggan menampakkan setangkai bunganya, mungkin ada hal yang menyebabkan keengganan itu.Setelah sekian lama, ternyata pada bulan Juni, Anggrek Hitam tersebut yang dalam bahasa latin diberi nama Coelogyne pandurata telah menunjukkan bunganya. Nah, ini dia bunga si Anggrek Hitam yang difoto dengan kamera Anggrek Hitam (black orchid)
Bunga Anggrek Hitam tidaklah hitam sebagaimana namanya, hanya pada bagian lidah (labellum) yang berwarna hitam. Anggrek ini termasuk tumbuhan yang dilindungi berdasarkan PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 1999 TANGGAL 27 JANUARI 1999. Namun demikian, Anggrek Hitam ini banyak diperdagangkan secara bebas, bahkan ada yang dikirm ke luar pulau Kalimantan dengan sistem karungan.Anggrek Hitam yang dilindungiAnggrek Hitam yang dilindungiAnggrek Hitam sepertinya tidak terkesan langka, karena masih banyak diperdagangkan secara bebas, yang seakan siap memenuhi pesanan berapa pun banyaknya. Apalagi, saat ini, anggrek-anggrek hutan mempunyai harga secara ekonomi, yang membuat sebagian masyarakat menjadikan sebagai usaha dagang yang menguntungkan.Anggrek Hitam telah masuk kota
Anggrek Hitam telah masuk kotaSaat eksploitasi kayu alam lagi booming, anggrek-anggrek hutan termasuk anggrek hitam, tidak begitu diperhatikan dan dianggap sebagai bagian dari serasah saja yang dibiarkan kering ditengah hutan yang meranggas dan terbakar saat kemarau tiba. Berapa banyak hutan alam yang sudah berubah menjadi lahan kritis, yang tentunya lebih banyak lagi bagian yang bukan kayu (log) seperti anggrek yang terbuang begitu saja.Anggrek HitamMasyarakat pedagang Anggrek hutan, yang menjajakan di pinggir jala, mereka berasalan hanya mengambil barang berharga dari hutan tersebut dari pohon alam yang ditebang orang lain, mereka hanya memanfaatkan apa yang tidak dimanfaatkan oleh penebang pohon alam.Atau, mereka (para pedagang) mendapatkannya dari warga masyarakat yang berdiam di dalam dan sekitar hutan yang juga sudah mulai mengetahui bahwa anggrek bisa dijadikan uang, dan warga yang terakhir ini tidak mengambil dengan cara menebang pohonnya, jadi masih ada pohon untuk pertumbuhan anggrek yang tersisa, mereka hanya mengambil sebagian.Anggrek HitamAnggrek HitamAnggrek Hitam merupakan kekayaan hutan, yang entah berapa lama dibiarkan begitu saja mengalami kerusakan bersama bertumbangannya pohon-pohon alam, dan sekarang apakah juga akan semakin mengalami eksploitasi karena mempunyai nilai ekonomi yang menggiurkan. Hutan yang tersisa perlu dikelola dengan arif dan bijaksana, tidak hanya dipandang dari segi ekonomi semata. Dan, tentunya lahan hutan yang kritis perlu segera diupayakan untuk dipulihkan, karena di hutan alami yang merupakan habitat anggrek yang paling didambakan anggrek hutan tersebut untuk terus berbunga dengan ceria.
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: ANGGREK HITAM - 9756people
Info Petani -
KEMBANG PUKUL EMPAT Mirabilis jalapa L. ( Zi mo li )

Familia : Nyctaginaceae
Sinonim : Jalapa congesta Moench. = Nyctago hortensis Bot.
Nama daerah:
Indonesia: kembang pukul empat. Sumatera: kembang pagi sore, kembang pukul empat, bunga waktu kecil. Jawa: Kedera, segerat, tegerat. Nusa tenggara : Noja, koderat, bunga ledonosok, loro laka. Sulawesi: Pukul ampa, turaga, bodoko sina, bunga teteapa, bunga-bunga paranggi, bunga-bunga perengki. Maluku: kupa oras, cako raha.


Uraian tanaman :

Herba tahunan, tegak, tinggi 20-80 cm, berasal dari Amerika Selatan, banyak ditanam orang sebagai tanaman hias di pekarangan atau sebagai pembatas pagar rumah. Tumbuh di dataran rendah yang cukup mendapat sinar matahari maupun di daerah perbukitan. Termasuk suku kampah-kampahan, berbatang basah, daunnya berbentuk jantung, warna hijau tua, panjang 2-11 cm, lebar 7-8 cm, pangkal daun mambulat, ujung meruncing, tepi daun rata, letak berhadapan, mempunyai tangkai daun yang panjangnya 5-6 cm. Bunganya berbentuk terompet, dengan banyak macam warna antara lain: merah, putih, jingga, kuning, kombinasi/belang-belang. Mekar di waktu sore hari dan kuncup kembali pada pagi hari menjelang fajar. Buahnya keras warna hitam berbentuk telur dapat dibuat bedak. Kulit unbinya bewarna coklat kehitaman berbentuk bulat memanjang, panjang 7-9 cm dengan diameter 2-5 cm, isi umbi bewarna putih.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis:

Tidak berbau, manis ras netral sejuk. Anti radang, peluruh air seni, memperlancar sirkulasi dan menghilangkan hambatan aliran darah.

Kandungan kimia:

Akar mengandung betaxanthins. Buah mengandung zat tepung, lemak (4,3%), zat asam lemak (24,4%), zat asam minyak (46,9%).

Bagian yang dipakai:

Akar, daun dan buah. Dapat dipakai untuk pemakaian luar.

Pemakaian:

Akar 9-15 gram kering atau 15-30 gram segar.

Pemakaian luar:

Pembengkakan payudara (acute mastitis), bisul, koreng, luka terpukul, azcema. Lumatkan tanaman segar untuk pemakain luar atau rebus dengan air secukupnya untuk cuci.

Daun bersifat manuratif (mempercepat pematangan bisul).

Kegunaan:

Radang amandel (tonsillitis),
Infeksi saluran kencing (genitor- urinary tract. Infection), prostatitis.
Kencing manis (DM), kencing berlemak (cyluria),
Keputihan (leucorrhea), erosi mulut rahim (cervival erosion),
Radang sendi yang akut 9acute arthritis).

Cara pemakaian:

Acute arthritis: akar segar direbus lalu diminum, bila badan panas ditambah tahu.
Bunga putih sebanyak 120 gram, direbus lalu minum.
Bisul:

1) Pada bisulnya dioleskan sedikit minyak kemiri. Daun kembang pukul empat dilayukan diatas api, kemudian dioleskan sedikit minyak kelapa, tengahnya dilubang dan letakkan diatas bisul.

2) 10 lembar kembang pukul empat dicuci kemudian dilumatkan ditambah air garam secukupnya, ditempelkan pada bisul dan sekelilingnya lalu dibalut.

3) Akar segar dibuang kulitnya kemudian dilumatkan dan ditambah gula enau. Tempelkan pada bisulnya, sehari diganti 2 kali.

Jerawat:
Buahnya mengandung zat tepung, dibuat tepung bedak, tepung bedak ditambah air kemudian dioleskan.
Sumber Tulisan :
Oktria Handayani
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: KEMBANG PUKUL EMPAT Mirabilis jalapa L. ( Zi mo li ) - 9756people
Info Petani -
MENANAM BUAH DALAM POT (TABULAMPOT) MANGGA

Tanaman buah dalam pot (Tabulampot) Mangga termasuk eksklusif, karena relatif sulit dibuahkan.“Tak semua hobiis bisa melakukannya”. Oleh karena itu ia menjadi tabulampot kebanggaan.


Varietas

Hampir semua varietas dapat dibuahkan dalam pot. Namun, masing-masing varietas mempunyai perbedaan dalam kecepatan masa berbuah, produksi buah, bentuk tajuk dan tingkat kesulitan. Sebaliknya dipilih varietas yang mudah berbuah, mudah dirawat, bertajuk kompak dan produktif. Contoh manalagi kecil, apel, nangklangwan, okyong dan namdokmai. Ini dapat dibuahkan sejak umur 2,5 tahun, selain itu jumlah buah juga relatif banyak sehingga penampilan menarik. Sedangkan arumanis, gedong, golek dan gedong gincu, baru bisa dibuahkan setelah berumur 3-4 tahun sejak okulasi. Buahnya tak sebanyak apel, manalagi kecil atau dokmai, tetapi berpenampilan yang eksotik.


Bahan Tanaman

Untuk mempercepat berbuah, pilih bibit hasil perbanyakan vegetatif, berukuran besar dan telah berumur 1,5-2 tahun. Diameter batang utama 4-5 cm, bentuk tajuk seimbang dengan cabang dan ranting yang kokoh serta cukup tua. Dengan kondisi itu batang cukup kuat menyangga cabang dan ranting di atasnya apabila berbuah.


Media Tanam

Mangga menyenangi media berstruktur remah, berbutir-butir, gembur dan kaya unsur hara. Media juga harus porous, cukup ringan agar mudah dipindahkan serta bebas dari hama dan penyakit.

Komposisi bahan yang digunakan adalah merupakan campuran dari tanah, pupuk kandang/kompos dan arang sekam dengan perbandingan 2 : 1 : 1.


Pot yang Digunakan

Banyak jenis pot atau wadah tanaman yang dapat dipakai. Sebaiknya pilih yang ringan, tidak mudah pecah, berbentuk normal dan serasi dengan tanaman. Dipasaran wadah yang memenuhi syarat cukup banyak, yaitu mulai dari pot plastik tahan pecah, pot semen, drum hingga pot kayu. Dasar pot harus dilubangi, ukuran lubang 1-2 cm sejumlah 4-6 buah. Selain itu agar pembuangan air lancar, pot harus memiliki kaki atau dapat juga diganjal dengan batu bata atau batako.


Penanaman Bibit

Mula-mula isi dasar pot dengan serutan gergaji atau pecahan batu bata/genting hingga setebal 5-10 cm. itu menjamin kelancaran drainase dan aliran udara. Setelah itu masukan campuran media kedalam pot secara merata, hingga mencapai separuh pot. Masukan tanaman setelah polibagnya dibuka, dengan posisi tanaman tepat di bagian tengah. Ruang-ruang kosong di sekeliling bola akar diisi lagi dengan media campuran sampai mendekati permukaan atas pot, usahakan bidang bekas okulasi atau sambungan masih menonjol 10-15 cm di atas permukaan media, selanjutnya siram media tanaman dengan air.


Pemeliharaan Tanaman

Pemeliharaan tanaman sangat penting dilakukan untuk menjamin pertumbuhan dan pembuahan mangga yaitu penyiraman, pemangkasan, pemupukan, perangsangan pembuahan dan pengendalian hama/penyakit.
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: MENANAM BUAH DALAM POT (TABULAMPOT) MANGGA - 9756people
Info Petani -
TEKNIK PEMBUATAN PUPUK ORGANIK BOKASHI
Bokashi adalah hasil fermentasi bahan organik (jerami, sampah organik, pupuk kandang dan lain-lain) dengan teknologi EM4 yang dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk menyuburkan tanah dan meningkatkan pertumbuhan tanah dan produksi tanaman. Bokashi dapat dibuat dalam beberapa hari dan bisa langsung digunakan sebagai pupuk

Cara Pembuatan Bokashi Pupuk Kandang

Bahan-bahan :

· Pupuk kandang : 300 Kg

· Dedak : 50 Kg

· Sekam : 150 Kg

· Larutan gula/molase : 200 ml/20 sdm

· EM4 : 500 ml/50 sdm

· Air secukupnya.



Cara Pembuatan :

· Larutkan EM4 dan Gula kedalam air

· Pupuk kandang, sekam, dan dedak dicampur secara merata

· Siramkan EM4 secara perlahan-lahan kedalam adonan secara merata sampai kandungan air adonan mencapai 30% Bila adonan dikepal dengan tangan, air tidak menetes dan bila kepalan tangan dilepas maka adonan mudah pecah (megar).

· Adonan digundukan diatas ubin yang kering, dengan ketinggian minimal 15 - 20 cm, kemudian ditutup dengan karung goni selama 4 - 7 hari

· Pertahankan suhu gundukan adonan maksimum 500C. Bila suhunya lebih dari 500C, turunkan suhunya dengan cara dibolak-balik, kemudian tutup kembali dengan karung goni. Suhu yang tinggi dapat mengakibatkan bokashi menjadi rusak karena terjadi proses pembusukkan. Pengecekan suhu sebaiknya dilakukan setiap 5 jam sekali.

· Setelah 4 - 7 hari bokashi telah selesai terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik.
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: TEKNIK PEMBUATAN PUPUK ORGANIK BOKASHI - 9756people
Info Petani -
BUDIDAYA ANGGREK BULAN (Phalenopsis amabilis)

Anggrek dalam penggolongan taksonomi termasuk ke dalam famili Orchidaceae. Phalaenopsis berasal dari Yunani, yaitu plaenos yang berarti “kupu” dan opsis yang berarti “melihat”.

Dalam taksonomi tumbuhan menurut Cronguis (1981) dan Sukardi (1991) klasifikasi anggrek adalah sebagai berikut :
Divisio : Magnoliopthyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Orchidales
Famili : Orchidaceae
Sub famili : Orchidoide
Genus : Phalaenopsis
Species : Phalaenopsis amabilis (L)
II. SYARAT TUMBUH

Anggrek bulan atau Phalaenopsis amabilis membutuhkan intensitas cahaya optimum antara 20%-50% dengan suhu optimum antara 180C - 290C, serta kelembaban antara 70%-80%.
III. MEDIA TUMBUH

Media tanam yang dapat digunakan untuk anggrek adalah sabut kelapa, lempengan akar pakis, moss dan sabut kelapa. Tetapi media yang lebih banyak digunakan adalah media sabut kelapa, karena sabut kelapa memiliki aerasi yang baik dan dapat menyimpan air serta memiliki pH yang cocok untuk tanaman yaitu 5,5 – 6,5 serta harganya relatif murah.
IV. TEKNIK PENANAMAN

Bibit anggrek botolan yang telah berusia 1 tahun atau daunnya sudah mencapai 1 cm dan sudah muncul 2-3 helai akar. Anggrek dikeluarkan dari botol menggunakan kawat yang dibengkokkan pada bagian ujungnya. Anggrek yang baru dikeluarkan di tanam dalam pot plastik Tiga bulan kemudian, tanaman dipindahkan ke pot yang lebih kecil yaitu ukuran 8 cm atau 10 cm dan ditanami 3-5 tanaman. Pot diisi 2/3 bagian,kemudian masukkan larutan fungisida atasi 2ml/l dan larutan pupuk organik suburi 2ml/l. Setelah 3 bulan dilakukan pemindahan tanaman (repotting), ke dalam pot yang lebih besar yaitu ukuran 18 cm dan ditanami 1 tanaman saja. Setiap 6-8 bulan sekali media diganti dengan yang baru. {mospagebreak}
V. PEMELIHARAAN

Pemeliharaan meliputi :

Penyiraman
Penyiraman dilakukan sehari sekali. Jika suhu siang hari tinggi, bagian bawah rak dan lantai disiram.
Pemupukan
Pemupukan dilakukan 7-10 hari sekali dan dilakukan pada pagi atau siang hari. Pupuk yang digunakan adalah pupuk organik, karena ramah lingkungan dan mengandung unsur hara yang kompleks.

VI. HAMA DAN PENYAKIT

Beberapa jenis hama yang menyerang tanaman anggrek antara lain : semut, siput atau keong, thrips, kepik atau kumbang. Semuanya dapat dikendalikan menggunakan insektisida dan molustisida.

Sedangkan penyakit yang menyerang antara lain adalah:
Penyakit yang disebabkan cendawan dapat dikendalikan dengan fungisida
Penyakit yang disebabkan oleh bakteri dapat dikendalikan dengan bakterisida
Penyakit yang disebabkan oleh virus dapat dikendalikan dengan virusida atau dilakukan dengan cara mekanis yaitu membakar tanaman yang terserang dan mencegah pelukaan mekanis dengan alat yang tidak steril
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: BUDIDAYA ANGGREK BULAN (Phalenopsis amabilis) - 9756people
Info Petani -
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
5 Info Petani © 2012 Design Themes By Blog Davit