728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
Bubuk keramik kotoran ayam menginaktivasi virus AI

Kazuaki Takehara dari Laboratorium Zoonoses dan kawan-kawannya dari Laboratorium Anatomi Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Kitasato, Jepang pada tahun 2009 telah mempublikasikan penemuannya yaitu bubuk keramik kotoran ayam yang dapat sebagai anti virus Flu Burung.


Bubuk Keramik yang mereka buat dengan bahan baku kotoran ayam, apabila di dicampur dengan virus flu burung atau avian adeno virus, dapat menginaktivasi virus-virus tersebut sehingga kandungan virusnya menjadi lebih rendah.


Ketika bubuk keramik dicampur dengan air suling ganda, pH air meningkat menjadi 10 tetapi fase cairnya tidak menunjukkan aktivitasnya sebagai antivirus.


Setelah 10 pembasuhan dengan air atau 5 pembasuhan dengan 1M Tris-HCl (pH 8,0), bubuk keramik masih mempertahankan aktivitasnya sebagai antivirus. Aktivitas antivirus bubuk keramik tidak dipengaruhi oleh adanya bahan organik (33% serum janin sapi).


Ketika anak ayam diberi makan makanan yang mengandung bubuk keramik 5%, tidak ada perbedaan berat badan antara anak ayam yang diberi makanan biasa dan makanan yang bercampur keramik. Cara kerja dari bubuk keramik belum diketahui dengan pasti tetapi mungkin diduga bekerja dengan cara menyerap virus. Hasil ini menunjukkan bahwa bubuk keramik memiliki aktivitas antivirus dan dapat menjadi metoda yang berpotensi berguna melawan flu burung di peternakan unggas.


Pada penelitiannya, proses inaktivasi virus Flu Burung dengan bubuk keramik dilakukan dengan cara dua ratus miligram bubuk keramik ini dicampur dengan virus Flu Burung dalam microtube kemudian diinkubasi selama 20 jam. Kandungan virus Flu Burung tersebut diukur. Hasilnya menunjukan bahwa bubuk keramik kotoran ayam dapat menginaktivasi Virus Flu Burung, ketika dilakukan pada suhu kamar indeks netralisasi bubuk keramik ini terhadap virus H5N2 sebesar 4,5 sedangkan terhadap virus H7N1 sebesar 5,1. Apabila dilakukan pada suhu 4 C indeks netralisasi bubuk keramik ini terhadap virus H5N2 sebesar 4,3 sedangkan terhadap virus H7N1 sebesar 4,9.


Referensi:

Avian Diseases 53(1):34-38. 2009

Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Bubuk keramik kotoran ayam menginaktivasi virus AI - 9756people
Info Petani -
Bengkuang Goreng


Bengkuang biasanya diolah untuk campuran rujak atau asinan atau jugacampuran untuk bahan-bahan kecantikan, namun tahukah Anda bahwa Bengkuang dapatjuga dijadikan camilan berbentuk keripik? Tentunya jika dicoba, sangatmemungkinkan bahwa Bengkuang Goreng ini akan menjadi salah satu alternatif yangpatut dicoba sebagai bagian bisnis usaha tani. Tren camilan kripik saat-saatini sedang ramai dan Bengkuang Goreng ini bisa menjadi pilihan tepat untukberusaha ataupun dinikmati sendiri.

Inilah cara membuatnya :
Alat dan bahan
Penggorengan, pisau, sodetan, baskom, penyaring

Bahan
Bengkuang 1 kg, tepung bumbu secukupnya dengan rasa ayam, garam, minyak, airsecukupnya

Cara membuatnya :
- potong bengkuang tipis-tipis dan halus
- campurkan air dengan garam, lalu rendam bengkuang selama kira-kira 5 menitdalam campuran air garam
- tiriskan dan pendapkan bengkuang selama 12 jam
- setelah dipendap, bengkuang tersebut dicampur dengan tepung bumbu rasaayam dan setelahnya digoreng
- setelah matang , siap dikemas
 Sumber : epetani
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Bengkuang Goreng - 9756people
Info Petani -
KERIPIK BAYAM


Banyak dari rekan-rekan petani atau siapapun pasti pernah mencoba kripikbayam. Kripik yang ringan namun gurih serta menggunakan bayam sebagai bahanutama yang mudah didapat. Selain untuk dinikmati sendiri, ternyata dapat jugamenjadi salah satu alternatif usaha yang dapat dicoba.
Silakan mencoba

KERIPIK BAYAM

 

Bahan:
200 gr tepung beras
3 sdm tepung kanji
8 butir kemiri, haluskan
3 siung bawang putih, haluskan
Garam secukupnya
3 sdm ebi, haluskan
Air secukupnya
20 lembar daun bayam utuh
Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat  :
1.    Campur tepung beras,tepung kanji, kemiri, bawang putih, garam, ebi yang dihaluskan.
2.    Beri air sedikit sampaicukup encer.
3.    Celup daun bayam kedalam adonan encer.
4.    Goreng dengan panassedang sampai kering garing

sumber : epetani
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: KERIPIK BAYAM - 9756people
Info Petani -
SIRUP BUAH BELIMBING


Dalam sebuahusaha faktor penting yang harus diperhatikan selain kemudahan bahan baku dan kualitasproduksi adalah faktor pemasaran. Sebaik apapun produk yang kita hasilkanapabila kita tidak mempunyai strategi pemasaran yang baik maka usaha yang kitajalankan akan sulit berkembang. Pada umumnya pemasaran buah belimbing inidipasarkan melalui 2 tahapan, yakni dari petani ke pengepul dan dari pengepulmasuk ke pedagang buah di pasar-pasar tradisional ataupun pasar modern(supermarket). Untuk menjaga agar harga jual buah belimbing tetap stabil adabaiknya dalam pemasaran hasil buah dibentuk kelompok-kelompok tani. Dengan carademikian harga buah belimbing bisa ditentukan berdasarkan kesepakatan anggotakelompok supaya terhindar dari jatuhnya harga di saat panen raya.
Pada umumnyaharga jual buah ditentukan berdasarkan kualitas buah, untuk buah yang berukuranbesar dan bentuknya bagus tanpa cacat dikelompokkan dalam grade / kualitas Adan B. Harganyapun relatif lebih tinggi dan pada umumnya dipasarkan kepasar-pasar modern yang mempunyai standart kualitas tertentu. Sedangkan hasilpanen yang berukuran sedang dan bentuknya kurang bagus, digolongkan dalam gradeC, pada umumnya pedagang buah di pasar tradisional masih mau menjual jenis ini.Harganyapun relatif lebih rendah dibandingkan grade A dan B.
Selain dapatdipasarkan dalam bentuk buah segar, buah belimbing ini dapat diolah terlebihdahulu. Misalnya saja diolah menjadi minuman seperti Jus belimbing ataupunSirup belimbing . 

Berikut cara membuat 1 botol sirup (620 ml):
Sirup BuahBelimbing

Bahan baku utama:
Belimbing 7-8 ons
Gula 7 ons, air 150 ml, Karagen 28 gr
Natrium bensoat 0.01 ml
Asam sitrat 0.01 ml
Peralatan pendukung
Kompor
Panci masak
Blender
Kemasan botol kaca

Caramembuat :

· Buah belimbing dicuci bersih kemudiandipotong membujur dan dikukus selama 15 menit, dengan tujuan menghilangkanwarna coklat akibat getah setelah dipotong. selanjutnya belimbing di dinginkandan diblender. Kemudian disaringn untuk memisahkan sari dan ampasnya.

· Masak air dan karagen hingga mendidih (suhuapi 100 C). Setelah mendidih masukkan gula kemudian suhu api dikecilkan hingga80 C, lalu tambahkan Natrium Bensoat dan Asam Sitrat

· Masukkan sari buah belimbing. (Total waktuproses masak hingga masuknya sari buah sekitar 20 menit). Setelah 20 menit baruangkat dan dinginkan

· Sirup belimbing siap dikemas dan di jual.
Cara pengolahan seperti ini juga sangat berguna pada saat panen raya,dimana hasil panen melimpah sedangkan buah-buahan mempunyai waktu simpan yangrelatif pendek. Dengan pengolahan lebih lanjut masa simpan menjadi lebih lamadan dapat dijadikan peluang usaha baru.

 sumber : epetani binaukm.com
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: SIRUP BUAH BELIMBING - 9756people
Info Petani -
Kaidah menyampaikan informasi di radio
                                   
Radio adalah suara(sound) media yang hanya bisa didengar (Auditif) suara (Voice) pula yang jadiaset terpenting seorang penyiar sebagai ujung tombak, front liner, sebuah radioyang berinteraksi langsung dengan pendengar.
Agar penyampaianinformasi dapat diterima dengan baik oleh sasaran, maka penyampaian informasiharus mempunyai:
Wawasan. Penyiarharus berwawasan agar siarannya hidup, dinamis, berisi, dan tidak monoton.Kosakata, varietas kata, improvisasi, hanya bisa dilakukan oleh penyiar yangberwawasan luas. Karena itu, banyak baca, jadilah orang yang haus pengetahuan!Dijamin, jika Anda berwawasan luas, takkan kehabisan kata-kata untuk berbicara.
Sense OfMusic Penyiar harus memiliki sense of music yangtinggi. Soalnya, tugas penyiar bukan hanya mutar lagu-­lagu, tapi mesti pahamjuga tentang jenis musik, alat musik, dan artisnya.
Sense Of Humor. Penyiar juga harushumoris, punya bakat menghibur. Bakat itu diperlukan karena profesi penyiarradio dituntut mampu menghibur pendengar. Lagi pula, radio identik denganhiburan (entertaintrnent).
BahasaTutur. Siaran harus menggunakan bahasa tutur, bahasa percakapan (conversationallanguage), demikian juga naskah berita atau iklan. Bahasa tutur yaitubahasa yang dipakai datam pergaulan sehari-hari yang mempunyai ciri khas: (a)kalimatnya sederhana, singkat, kurang lengkap, tidak banyak menggunakan katapenghubung; dan (b) menggunakan kata-kata yang lazim dipakai sehari-hari (spokenwords).
TampilkanSuara Terbaik dengan Rileks. Penyiar adalah "pemainsandiwara" (performer) dan menghadapi tantangan yang sama denganpenyanyi atau aktor. Begitu di atas pentas, di depan kamera, atau di belakang microphone,Anda tidak: akan dapat memberikan penampilan terbaik kecuali jika Andasantai (relax). Tenggorokan tercekik (tight throat), lehertegang, dan pundak yang kaku, akan membuat Anda tidak dapat mengeluarkan suaraterbaik.
Atur Nafas. Matilemas atau kekurangan nafas (suffocation) adalah penyebab kematian nomorsatu di kalangan penyiar. Banyak penyiar biasa terus menahan nafas setamabertutur. Nafas megap-megap tidak akan menghasitkan siaran yang bagus. Bernafassecara tepat adalah dasar siaran profesional. Naskah siaran harus memberikesempatan untuk bernafas. Ketika Anda membaca naskah, buatlah tanda di manaAnda akan mengambil nafas. Ikuti instruksi Anda sendiri dan bernafaslah saatAnda melihat tanda itu. Sikap badan yang baik dan dukungan dari diafragma Anda,akan membuat tiap nafas bekerja lebih lama bagi Anda. Anda bisa latih hal itudengan cara meratakan jari tangan dan tekan diafragma (rongga antara dada danperut). Ketika Anda mulai dengan suara rendah, tekan diafragma Anda dengantangan. Teknik ini akan memberi Anda kekuatan ekstra. Jauhkan mulut Anda dari microphonesaat menarik nafas. Jangan sampai tarikan nafas Anda mengudara.
Visualisasi. Penyiarradio berbicara kepada pendengar yang tidak terlihat. Secara simultan (bersamaan),sebagai penyiar Anda berbicara kepada tidak seorang pun (talk to no one) -karenatidak satu orang pendengar pun yang hadir secara fisik di depan Anda- dankepada setiap orang (talk to everyone), mungkin ribuan pendengar. 'Talk toone and eveyone! Penyiar radio juga sering sendirian di ruang siaran, tidakada lawan bicara, hanya ditemani sejumlah "benda mati" - Karenanya,saat siaran, bayangkan Anda sedang berbicara pada seorang teman, atausekelompok kecil orang. Membayangkan adanya seorang pendengar di depan Anda,akan membantu Anda berkomunikasi secara alamiah, gaya ngobrol (conversationalway).
TentukanPitihan Kata! Di radio, Anda hanya punya satu kesempatan untuk membuatpendengar Anda mengerti yang Anda kemukakan. Di radio, yang dimiliki pendengarhanya suara Anda. Karena itu, saat menyampaikan sebuah informasi, putuskankata-kata mana yang menjadi kata kunci (key words) dan garis bawahi.Tiap kata memiliki nilai berbeda. Putuskan apa yang akan Anda tekankan, di manalagu kalimat (inflection) Anda akan menaik dan menurun, dan di mana Andaakan bernafas.
Konsentrasi. Jika Anda tidak mendengar apa yang Anda katakan,tidak ada orang lain yang akan mendengar. Siaran yang balk membutuhkankonsentrasi tingkat tinggi. Tidak mudah untuk mengatur nafas Anda, memvisualkanpendengar Anda, dan melaporkan cerita pada saat yang sama. Karena itu,relaksasi adalah kunci konsentrasi.
Latihan. Best voice requires experimentation. Seorangpenyiar harus menemukan suara terbaiknya dan ini butuh eksperimen. Jika Andapunya pilihan mikrofon, cobalah satu per satu untuk menemukan mike palingsesuai bagi Anda.
Bicara kepada satu orang. Bayangkan, pendengar itu satu orang!Orang yang baru pertama kali berbicara di radio, sering secara salahmemvisualkan pendengarnya - membayangkan bahwa pendengar itu ribuan. Padahal,orang yang mendengarkan itu dalam kelompok berjumlah satu orang (in group ofone).
Teman Akrab. Berbicaralah layaknya kepada teman akrab (intimatefriend). Lihat wajah teman Anda itu dalam "pikiran mata" (mind'seye) Anda.
Smile. Senyumlah, meski pendengar tidak melihat Anda. Berbicaradengan senyum, akan terasa hangat, ramah, friendly, di telinga pendengar.
Kontak Mata. Lakukan kontak mata! Pandanglah ia sekali-sekaliuntuk melakukan kontak mata (eye contact), meskipun hanya ada satu orangdi ruangan - Anda sendiri!
Gesture. Gunakan gerakan tubuh (gesture), meskipuntidak ada orang yang melihat Anda. Anda adatah aktor. Saat berbicara di depanumum (public speaking), jika Anda punya mike portable (mudahdibawa), bergerakkah mengitari panggung. Bayangkan Anda adalah seorang aktoryang sedang "mentas" di televisi.
Jeda. Jedalah untuk beberapa detik untuk membiarkan pesan Andasampai ke pendengar. Saat jeda, buatlah kontak mata. Anda juga bisa jeda jikamencari gagasan berikutnya.
Teknik Vokal. harus lancar bicara dengan kualitasvokal yang balk. Teknik vokal yang diperlukan antara lain kontrol suara (voicecontrol) selama siaran, meliputi pola titinada (pitch), kerasnyasuara (loudness), tempo (time), dan ) kadar suara (quality).
Diafragma. Kualitas suara yang diperlukan seorang penyiaradalah "suara perut", suara yang keluar dari rongga badan antara dadadan perut -dikenal dengan sebutan "suara diafragma". Jenis suara iniakan lebih bertenaga (powerful!), bulat, terdengar jelas, dan kerastanpa harus berteriak.
Intonasi. Intonasi (intonation) adalah nada suara,irama bicara, atau alunan nada dalam melafalkan kata-kata, sehingga tidak dataratau tidak monoton. Intonasi menentukan ada tidaknya antusiasme dan emosi dalamberbicara. Misalnya, mengucapkan "Bagus yal" dengan tersenyum dansemangat, akan berbeda dengan mengucapkannya dalam ekspresi wajah datar, bahkannada sinis. Latihan intonasi bisa dengan mengucapkan kata "Aduh"dengan berbagai ekspresi -sedih, kaget, sakit, hang, dan seterunya.
Aksentuasi. Aksentuasi (accentuation) adalah logat ataudialek. Lakukan penekanan (stressing) pada kata-kata tertentu yangdianggap penting. Misal, "Saat sakit, tindakan terbaik adalah dengan minumobat": atau "Saat sakit, tindakan terbaik adatah dengan minumobat": "Saat sakit, tindakan terbaik adatah dengan minum obat".Aksentuasi dapat ditatih dengan cara menggunakan "konsep suku kata".
Speed. Gunakan kecepatan (speed) dan kelambatan berbicarasecara bervariasi. Kecepatan berpengaruh pada kejelasan (clarity), jugadurasi. Apabila waktu siaran sudah mepet, kecepatan diperlukan.
Artikulasi (articulation), yaitu kejelasan pengucapankata-kata. Disebut juga pelafalan kata (pronounciation). Setiap kata yangdiucapkan harus jelas. misalkan harus beda antara ektrem dengan eksim.Seringkali, dijumpai kata atau istilah yang pengucapannya berbeda denganpenulisannya, utamanya kata-kata asing seperti "grand' prix" (grongpri), atau nama-­nama orang Barat - "Tom Cruise" (Tom Cruz), George Bush(Jos Bus). dan banyak lagi.
Be Yourself. Keaslian (naturalness) suara harus keluar.Bicara jangan dibuat-buat. Anda harus menjadi diri sendiri, be yourself, tidakmeniru orang lain.
Ceria. Kelincahan (vitality) clatam berbicara sehinggadinamis dan penuh semangat, cheerful! Anda harus ceria selalu. Janganlemas, lunglai, nanti terkesan tidak mood, apalagi "judes"! Ingat,penyiar adalah penghibur, entertainer!
Hangat. Keramahtamahan (friendliness) sangat penting.Anda harus sopan, hangat, dan akrab. Penyiar profesional menjadi teman dekatbagi pendengar.

Erwin, SP.
Sumber Tulisan : Bahan Diklat Sertifikasi Penyuluh Pertanian Level Supervisor Bapeltan Jambi 2011
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Kaidah menyampaikan informasi di radio - 9756people
Info Petani -
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
5 Info Petani © 2012 Design Themes By Blog Davit