728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
Tampilkan postingan dengan label FK THL TBPP CILACAP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FK THL TBPP CILACAP. Tampilkan semua postingan
PEMBAHARUAN KONTRAK KERJA THL TBPP ANGKATAN 2 & 3 ( REVISI PASAL 3 & 4)
PENGUMUMAN
PEMBAHARUAN KONTRAK KERJA
THL-TB PENYULUH PERTANIAN ANGKATAN II DAN III
Nomor : 226/SM.600/J/01/2010


1. THL-TB Penyuluh Pertanian tahun 2010 akan melaksanakan tugas penyuluhan selama 10 bulan terhitung
    mulai bulan Maret s.d Desember 2010.
2. Tata cara pengisian kontrak kerja THL-TB Penyuluh Pertanian angkatan II dan III tahun 2010 adalah :
    a. Kontrak kerja ditandatangani oleh kedua belah pihak yaitu Pejabat Pembuat Komitmen (P2K) Pusat
        Pengembangan Penyuluhan Pertanian, Badan Pengembangan SDM Pertanian sebagai PIHAK
        KESATU dan THL-TB Penyuluh Pertanian angkatan II dan III sebagai PIHAK KEDUA dan  masing masing dibubuhi materai Rp. 6.000,-
   b. Format kontrak kerja sebagaimana terlampir diisi dengan :
       1) Nama Lengkap THL-TB Penyuluh Pertanian sesuai KTP dan buku tabungan
       2) Pendidikan : SPP, SPMA, SMK Bidang Pertanian, D3 Bidang Pertanian, D4 Bidang Pertanian dan   S1 Bidang Pertanian.
       3) Tempat dan Tanggal Lahir : Sesuai KTP
       4) Nomor Ujian : Nomor ujian pada waktu test THL-TB Penyuluh Pertanian
       5) Desa/Kelurahan, Kec, Kab. : Sesuai KTP
       6) Nomor rekening BRI atas nama THL-TB Penyuluh Pertanian yang bersangkutan dan fotocopy
           buku tabungan diserahkan sebagai lampiran.
3. THL-TB Penyuluh Pertanian tidak diperkenankan pindah lokasi tempat tugas antar kabupaten/provinsi
    terhitung mulai masa kontrak kerja 2010, kecuali bagi THL-TB Penyuluh Pertanian yang berdomisili di
    kabupaten/kota yang mengalami pemekaran.
4. Pelaksanaan pembaharuan kontrak kerja THL-TB Penyuluh Pertanian angkatan II dan III adalah sebagai
    berikut :
    a. Bagi Provinsi NAD, Sumut, Sumbar, Sumsel, Lampung, Banten, Jabar, Jateng, D.I.Y, Jatim, Bali,
        NTB, NTT, Kalsel, Kalteng, Sulut, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat (19 provinsi).
        1) Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan/Kelembagaan Penyuluhan
            Kabupaten/Kota menghimpun dua berkas kontrak kerja yang telah ditandatangani oleh THL-TB
            Penyuluh Pertanian dan menyampaikan berkas tersebut kepada Kepala Bakorluh/Kelembagaan
            Penyuluhan Provinsi sesuai jadwal terlampir.
        2) Bakorluh/Kelembagan Penyuluhan menghimpun berkas pembaharuan kontrak kerja dari Badan
            Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan/Kelembagaan Penyuluhan
            Kabupaten/Kota yang telah ditandatangani oleh THL-TB Penyuluh Pertanian
       3) Selanjutnya oleh Pejabat Pembuat Komitmen (P2K) Pusat Pengembangan Penyuluhan Pertanian
            menandatangani kontrak bertempat di Bakorluh.
    b. Bagi Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, DKI Jakarta, Kaltim,
        Kalbar, Sulsel, Sulbar, Sultra, Sulteng, Gorontalo dan Maluku (14 provinsi).
        Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan/Kelembagaan Penyuluhan
        Kabupaten/Kota mengirim berkas kontrak kerja THL-TB Penyuluh Pertanian angkatan II dan III
        selambat-lambatnya Minggu ke-2 bulan Februari 2010 untuk ditandatangani P2K kepada :
       Kepala Pusat Pengembangan Penyuluhan Pertanian

      d/a. Kantor Pusat Departemen Pertanian Gedung D Lantai V

Jl. Harsono RM No. 3 Ragunan – Jakarta Selatan
Atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

a.n. Kepala Badan
Kepala Pusat Pengembangan
Penyuluhan Pertanian,

Dr. Ir. MEI ROCHJAT DARMAWIREDJA, M.Ed.
NIP. 195605011980031004
 (www.deptan.go.id)
SILAKAN DOWNLOAD:
Pengumuman  Pembaharuan Kontrak DISINI
FORMULIR KONTRAK KERJA 1 ( untuk P2K) DISINI (REVISI PASAL 3 & 4)
FORMULIR KONTRAK KERJA 2 ( untuk THL TBPP) DISINI (REVISI PASAL 3 & 4)
(Note: download ke-tiga File yang ada untuk memudahkan Anda didalam mengisi Formulir Pembaharuan Kontrak Kerja THL TBPP tahun 2010)


Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: PEMBAHARUAN KONTRAK KERJA THL TBPP ANGKATAN 2 & 3 ( REVISI PASAL 3 & 4) - 9756people
Info Petani -
Nahkoda Baru FK THL TBPP Kabupaten Cilacap

Segenap Keluarga Besar FK THL TBPP Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah mengucapkan selamat atas terpilih dan dikukuhkannya saudara TRIYUGO ISTIANTO, SP sebagai Ketua FK THL TBPP Kabupaten Cilacap yang baru. Semoga dapat mengemban amanah dengan baik dan membawa FK THL TBPP kabupaten Cilacap menjadi lebih O K E (Optimis, Kreatif dan Elegan)
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Nahkoda Baru FK THL TBPP Kabupaten Cilacap - 9756people
Info Petani -
SILATURAHIM KELUARGA BESAR BP4K CILACAP

Dalam rangka merayakan Idul Fitri 1430 H, Keluarga besar BP4K Cilacap mengadakan acara "Silaturahim Keluarga Besar BP4K Kabupaten Cilacap". Acara yang dilaksanakan pada Rabu, 7 Oktober 2009 dihadiri oleh Wakil Bupati kabupaten Cilacap, bapak H. Tatto Suwarto Pamuji; Kepala BP4K Cilacap, bapak Ir. Sujito, M.Si; Kepala Dinas dirumpun Pertanian;pejabat di lingkup BP4K dan para PPL PNS beserta istri maupun 99 THL TBPP Cilacap.
Arahan dan pesan dari bapak Wakil Bupati dan bapak Kepala BP4K menjadikan pemicu dan menambah semangat baru bagi seluruh tenaga penyuluh yang ada dilingkup BP4K Kab. Cilacap untuk lebih dan terus memberikan yang terbaik bagi kejayaan dunia pertanian khususnya di kabupaten Cilacap. Acara yang dikemas dalam suasana yang sederhana dan khikmad ini benar-benar memberikan kedekatan diantara peserta yang hadir. Sejenak 16 THL TBPP dari 99 orang total THL TBPP di Cilacap bisa melupakan dari kegundahan hati menyongsong akhir masa kontrak.
Tidak ada manusia yang luput dari salah dan dosa mungkin itu salah satu yang bisa dipetik dari hikmah silaturahim yang disampaikan oleh bapak Kyai. Oleh karena itu sudah semestinya kita saling bermaaf-maafan. Acara Silaturahim Keluarga Besar BP4K Kab. Cilacap ditutup dengan berjabat tangan.

Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: SILATURAHIM KELUARGA BESAR BP4K CILACAP - 9756people
Info Petani -
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1430 H




Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1430 H - 9756people
Info Petani -
PEDULI GEMPA FK THL TBPP KABUPATEN CILACAP
Gempa yang terjadi di barat laut Tasikmalaya dengan kekuatan 7,3 SR pada Rabu 2 September 2009 memang tidak menimbulkan tsunami. Namun daya rusaknya cukup besar dan luas. Tidak terkecuali di wilayah kabupaten Cilacap terutama bagian barat juga mengalami kerusakan. Musibah memang tidak mengenal siapa, dimana dan kapan. Gempa Jawa Tasikmalaya juga telah merobohkan sebagian besar rumah kawan kita Susanti, THL TBPP termuda kabupaten Cilacap yang tinggal di Kedungreja, Cilacap.
Musibah yang menimpa kawan kita inipun sampai ke Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan kehutanan (BP4K) Kabupaten Cilacap, Kepala BP4K bapak Ir. Sujito, MSi beserta rombongan dan perwakilan FK THL TBPP Cilacap langsung meninjau lokasi rumah Susanti. Suasana haru menyelimuti kunjungan tersebut. Hasil kunjungan tersebut kemudian ditinjaklanjuti dengan usaha penggalangan dana peduli gempa.
Penggalangan dana peduli gempa yang dimotori oleh FK THL TBPP Cilacap mengajak seluruh THL TBPP dan PPL dilingkup BP4K Cilacap untuk berbagi. Alhamdulillah dari sumbangan kepedulian FK THL TBPP Cilacap dan keluarga besar BP4K kabupaten Cilacap terkumpul dana Rp. 3.000.000,- yang telah disampaikan kepada kwan kita, Susanti. Mungkin tidak seberapa nilai bantuan ini. Namun rasa kepedulian dan kebersamaan yang terjalin dalam FK THL TBPP dan keluarga besar BP4K kabupaten Cilacap semoga dapat meringankan beban dari kawan kita Susanti.
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: PEDULI GEMPA FK THL TBPP KABUPATEN CILACAP - 9756people
Info Petani -
DAUN PEPAYA UNTUK BASMI KEONG MAS
Bagi sebagian besar petani di Indonesia tentu sering mengalami tanaman padinya diserang oleh keong mas. Hama yang telah lama menjadi musuh bebuyutan selain tikus bagi para petani di Indonesia. Keong mas sangat menyukai areal sawah yang drainasenya buruk sehingga umumnya keong mas banyak ditemui di sawah-sawah yang sering tergenang. Karakteristik keong mas yang menyukai tanaman muda padi sering mengakibatkan petani melakukan tanam ulang karena serangan keong mas yang begitu dasyat.
Berbagai macam cara telah dilakukan para petani untuk membasmi keong mas. Baik secara kimiawi (menggunakan Pestisida) maupun mekanik (keong diambil dengan tangan). Pembasmian keong mas baik secara kimiawi maupun mekanik memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Jika menggunakan Pestisida, keong di suatu petak sawah dapat cepat mati namun biasanya untuk penyemprotan dengan hasil yang maksimal dibutuhkan kondisi sawah tidak tergenang air terlalu tinggi namun hal ini susah dilakukan pada kondisi drainase sawah yang buruk. “Rumah ”(Cangkang) keong yang telah mati dan tertinggal disawah akan membahayakan petani saat tanam padi di musim berikutnya. Selain itu harga pestisida yang mahal akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi petani.
Sedang cara mekanik dengan membuang telur-telur keong mas kedalam air agar tidak menetas dan mengambil keong mas-keong mas di tempat persembunyian akan menghemat biaya serta hasil hama yang terkumpul bisa dimanfaatkan untuk makanan ternak. Namun letak keong mas yang tersebar diareal sawah akan membutuhkan waktu yang relative lama untuk mengambil semua keong mas yang ada. Namun hal ini bisa diatasi seperti apa yang telah dilakukan oleh Petani di Nusawungu (Cilacap), ide ini muncul ketika bapak Margono seorang Petani dan juga Penyuluh di kecamatan Nusawungu tanaman padinya terserang hama keong mas. Beliau pada sore hari meletakkan daun pepaya/daun talas di beberapa titik di petak-petak sawahnya untuk memancing agar keong mas berkumpul dan ternyata itu berhasil, keesokan harinya keong mas berkumpul dibawah daun pepaya sehingga tinggal diambil dan dibuat pakan untuk bebek-bebek yang diternaknya. Dengan idenya tersebut, beliau bisa menghemat waktu dalam mengambil keong mas yang telah berkumpul dibawah daun pepaya tersebut disamping itu beliau juga bisa menghemat biaya dalam budidaya bebeknya. 
Tidak selamanya ide kreatif membutuhkan modal yang besar, sebuah ide kreatif sederhana bisa muncul dari pikiran setiap orang baik itu petani maupun PPL. Jika kawan-kawan memiliki ide kreatif apapun yang sekiranya dapat memberikan solusi untuk peningkatan pertanian kita, kawan-kawan bisa mengirimkannya ke e-mail kami di: admin.thl4all@gmail.com
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: DAUN PEPAYA UNTUK BASMI KEONG MAS - 9756people
Info Petani -
JEJARING BISNIS PARA SRIKANDI THL TBPP CILACAP
Pada tanggal 28-30 Agustus 2009 admin mencoba melakukan mini survey melalui Facebook THL TBPP dengan sebuah pertanyaan: “ Selain menjadi THL, apa pekerjaan sampingan kawan-kawan?”. Dari jawaban yang masuk dapat diketahui bahwa ada yang hanya bergantung dari honor menjadi THL, ada yang sambil menyelesaikan kuliahnya, bisnis pupuk organic, kios perlengkapan rumah tangga, jadi guru privat, jualan pulsa, buka konveksi sampai ada yang ikut menanam saham. Ya apapun sampingan yang coba kita rintis selama tidak mengganggu pekerjaan utama kita saat ini yaitu THL TBPP adalah sah-sah saja.
Sebagai THL TBPP apalagi yang sudah berkeluarga tentu harus lebih jeli menangkap peluang demi menambah “uang saku” kita. Tentunya apapun bisnis sampingan yang kita pilih kita berharap itu bisa berkelanjutan tidak putus di tengah jalan. Analisa Pasar merupakan salah satu factor penting dalam berbisnis. Ada pepatah yang yang mengatakan “ Kita mungkin bisa menanamnya, namun belum tentu bisa menjualnya”. Mencoba mengestimasi berapa besar pasar yang akan kita miliki dan bagaimana membangun sebuah jejaring bisnis mungkin sebuah alternative untuk menjaga kelangsungan bisnis yang kita jalankan. Hal inilah yang coba dilakukan oleh kawan-kawan kita THL TBPP Kesugihan (Cilacap). Leni, Ridha, Candra, Dwi, Evi dan Winda yang mencoba berbisnis Jamur Tiram Putih dan beras organic.
Log-log Jamur Tiram yang mereka miliki bervariasi mulai 300 sampai 500-an log (polibag) yang kesemuanya didatangkan dari kecamatan Nusawungu (Cilacap). Sedangkan beras organic mereka datangkan dari kecamatan Binangun (Cilacap). Walaupun mereka satu Balai Penyuluhan namun domisili mereka yang menyebar menyebabkan hampir tidak ada persaingan bisnis diantaranya. Baik Leni, Ridha atau yang lain telah memiliki pasar sendiri-sendiri. Bahkan ketika salah satu dari mereka ada yang kekurangan barang dan pasar sedang tinggi, kawan-kawan lainnya akan memasok barang kepadanya, inilah jejaring mini yang coba mereka kembangkan yang menyebabkan bisnis sampingan mereka terus bertahan dan bahkan berkembang.
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: JEJARING BISNIS PARA SRIKANDI THL TBPP CILACAP - 9756people
Info Petani -
Dialog Menteri Pertanian RI dengan FK TBPP Kab. Cilacap
Tiada yang lebih membahagiakan bagi setiap THL TBPP selain bisa bertemu dan berdialog dengan Menteri Pertanian RI, Bapak Anton Apriyantono. Sabtu, 31 Januari 2009 menjadi hari yang membahagiakan bagi Kami 64 orang TBPP kab. Cilacap Propinsi Jawa Tengah yang bersatu dalam Forum Komunikasi TBPP kab. Cilacap karena bisa berjabat tangan dan berdialog langsung dengan Menteri Pertanian RI beserta rombongan pejabat teras di lingkup Departemen Pertanian RI.
Kunjungan kerja Menteri Pertanian dalam rangka monitoring dan evaluasi pembangunan pertanian di kabupaten Cilacap dipusatkan di kecamatan Sidareja. Sebelumnya Mentan beserta rombongan yang didampingi bapak bupati Cilacap H. Probo Yulastoro, S.Sos, MM, MSi beserta Muspida, Ketua DPRD Kab. Cilacap, dan pejabat-pejabat dilingkungan BP4K kab. Cilacap berkesempatan meninjau lokasi JITUT di desa Rejamulya kec. Kedungreja. Di Sidareja sebelum berdialog Mentan juga mengunjungi stan-stan pameran pertanian termasuk stan pameran dari FK TBPP.

Dialog diikuti oleh perwakilan kelompok tani/ Gapoktan, PPL dam seluruh THL TBPP kab. Cilacap. FK TBPP yang diwakili Andiyanta (Koordinator FK TBPP Kab. Cilacap) mendapat kesempatan untuk mengajukan pertanyaan yaitu:
  1. Fasilitasi pelatihan untuk meningkatkan keahlian TBPP dan sarana prasarana pendukung penyuluhan di lapangan;
  2. Permohonan adanya dukungan/ bantuan operasional selama masa jeda kontrak (2 bulan);
  3. Tindak lanjut yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Mentan di acara Jambore dan Festival Karya Penyuluh Pertanian ke-2 akhir November 2008 lalu perihal akan diupayakannya mengangkat TBPP menjadi CPNS secara bertahap berdasarkan kinerja TBPP.
Menanggapi pertanyaan-pertanyaan yang muncul, Mentan memberikan jawabannya:

Fasilitasi pelatihan untuk meningkatkan keahlian TBPP

Karena keterbatasan anggaran, sarana prasarana dan orang-orang yang melatih sehingga tidak memungkinkan bagi Deptan untuk mengadakan pelatihan secara serempak untuk THL maupun Penyuluh PNS. Pelatihan diberikan kepada perwakilan untuk mengikuti pelatihan TOT (Trainee of Trainer) dengan harapan Penyuluh yang mengikuti pelatihan TOT bisa segera mentransfer ilmu yang didapatnya kepada para penyuluh yang lain. Selain itu diharapkan juga BPP bisa menjadi pusat informasi pertanian baik bagi penyuluh maupun petani. TBPP juga diharapkan bisa mencari infotek pertanian melalui internet, Sinar Tani yang ada di BPP. TBPP juga bisa terus belajar dari apa yang dihadapi dilapangan (Learning By Doing).

Sarana Prasarana Pendukung Penyuluhan dilapangan

Mengenai sarana prasarana pendukung, dikarenakan keterbatasan anggaran yanga ada dipusat, Pusat tidak bisa secara maksimal mendukung sehingga diharapkan ada sharing antara APBN, APBD I, APBD II yang akan dibicarakan lebih lanjut. Jika mendapatkan FEATI itu bisa untuk menambah sarana prasarana.

Dukungan/ Bantuan Operasional Selama Masa Jeda Kontrak (2 bulan)

Sesuai dengan ketentuan peraturan yang ada Deptan hanya boleh mengontrak THL TBPP selama 10 bulan setiap tahunnya. Oleh karena itu diharapkan selama masa jeda kontrak tersebut ada bantuan pembiayaan/ dana operasional dari Pemda. Menanggapi hal tersebut Pemda Cilacap bersedia untuk memberikan bantuan operasional sepanjang ada arahan dari Pusat secara formal dan tidak melanggar ketentuan peraturan yang ada.


Akan Diupayakannya Mengangkat TBPP Menjadi CPNS

Deptan akan terus berupaya untuk mengusulkan pengangkatan menjadi CPNS namun kebijakan ada di Kementrian PAN dan tetap harus mengacu pada ketentuan peraturan yang yang ada semisal mengenai umur maksimal menjadi PNS yaitu 35 tahun. Oleh karena itu diharapkan kedepan setelah 3 tahun jika TBPP tidak terangkat menjadi CPNS akan ada perluasan Proyek Sarjana Masuk Desa (SMD) disemua bidang tidak hanya di bidang peternakan. Selain itu diharapkan juga TBPP mampu terjun di bidang Agribisnis menjadi wiraswastawan.

Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Dialog Menteri Pertanian RI dengan FK TBPP Kab. Cilacap - 9756people
Info Petani -
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
5 Info Petani © 2012 Design Themes By Blog Davit