728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
PESTISIDA
Pestisida nabati nimba dapat dibuat secara konvensional dengan menggunakan peralatan yang sederhana maupun secara modern. Penggunaan pestisida nabati nimba bersifat ramah lingkungan, karena bahan aktif nimba tidak berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan, serta residu pestisida mudah terurai menjadi senyawa yang tidak beracun. pestisida nabati

Pokok bahasan ini menyajikan cara pembuatan pestisida organik nimba secara konvensional dan aplikasinya. Pembuatan pestisida organik nimba dapat dibuat dalam berbagai bentuk produk, misalnya berupa daun kering, tepung biji, dan ekstrak daun atau biji. Namun, bentuk yang paling banyak digunakan adalah ekstrak bahan segar dan ekstrak bahan kering, serta tepung atau bubuk daun dan biji. Menurut para ahli, dosis umum penggunaan pestisida nabati yang dianjurkan adalah 30 g - 50 g bahan aktif, atau setara dengan 10 kg - 30 kg brji nimba per hektar lahan.


1. Ekstraksi Bahan Segar
Pembuatan ekstrak bahan segar tanaman pestisida nimba dilakukan menurut langkah-langkah
kerja sebagai berikut:

a. Siapkan biji, daun, dan bunga segar  tanaman pestisida nimba sesuai dengan kebutuhan, misalnya sebanyak 50 kg.

b. Biji, daun, dan bunga  tanaman pestisida nimba dihaluskan dengan menggunakan blender atau ditumbuk hingga hancur, sambil ditambah dengan air. Bahan baku nimba sebanyak 25 kg - 50 kg membutuhkan penambahan air sebanyak 1 liter.

c. Campuran bahan baku pestisida organik tersebut disimpan di tempat yang sejuk selama
2 -3 hari.

d. Selanjutnya, campuran disaring dengan menggunakan kain belacu atau perkurator, disertai dengan penambahan air.

e. Penyaringan dilakukan secara terus-menerus sehingga dihasilkan ekstrak sebanyak 400 liter. Larutan atau ekstrak bahan segar nimba siap diaplikasikan sebagai pestisida.

2. Ekstraksi Bahan Kering tanaman pestisida nimba
Pembuatan ekstrak bahan kering nimba dapat dilakukan melalui langkah- langkah kerja sebagai berikut.

a. Siapkan daun, bunga, biji, dan akar tanaman nimba dengan jumlah menurut kebutuhan.

b. Semua bahan tersebut dikeringkan, kemudian ditumbuk atau dilender hingga menjadi bubuk pestisida nabati.

c. Tambahkan sejumlah air, dengan perbandingan 5 liter air untuk l0 kg bubuk kering nimba.

d. Campuran disimpan selama 2 -3 hari.

e. Selanjutnya, campuran pestisida nabati disaring dengan menggunakan kain belacu atau perkurator disertai dengan penambahan air, hingga diperoleh volume ekstrak 4 liter.

f. Ekstrak pestisida nabati bahan kering nimba siap diaplikasikan sebagai pestisida.

3. Bubuk atau Tepung pestisida nabati

Pembuatan bubuk atau tepung pestisida nabati nimba dapat dilakukan melalui langkah-langkah
kerja sebagai berikut:

a. Disiapkan daun, bunga, dan biji nimba sesuai dengan kebutuhan.

b. Semua bahan pestisida nabati tersebut dikeringkan dengan cara dijemur di bawah sinar
matahari atau dengan menggunakan oven.

c. Bahan kering ditumbuk hingga halus.

d. Hasil penumbukan disaring dengan menggunakan kain penyaring. Hasil
penyaringan ditampung dalam wadah.

e. Tepung nimba siap diaplikasikan. Jika tidak segera digunakan, tepung
nimba dapat disimpan selama satu tahun tanpa kehilangan daya bunuhnya
terhadap serangga.

Cara penggunaan atau aplikasi bentuk pestisida nimba dengan menggunakan Ekstrak Cair adalah sebagai berikut:

a. Larutan ekstrak nimba disaring dengan menggunakan kain kassa atau
kain belacu untuk menghindari hambatan oleh kotoran pada saat penyemprotan.

b. Larutan ekstrak nimba dimasukkan ke dalam hand sprayer sesuai dengan
kapasitasnya.

c. Selanjutnya, larutan ekstrak disemprotkan setiap serangan hama.pestisida organik
http://petanitangguh.blogspot.com/
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: PESTISIDA - 9756people
Info Petani -
BUDIDAYA TANAMAN NIMBA
BUDIDAYA TANAMAN NIMBA-Pada prinsipnya, teknik budi daya tanaman nimba hampir sama dengan teknik budi daya tanaman lain, yakni meliputi penyiapan bahan tanaman (bibit), penyiapan lahan, penanaman, dan pemeliharaan tanaman nimba.

BUDIDAYA TANAMAN NIMBA-A. Syarat Tumbuh Tanaman Nimba

Tanaman nimba dapat beradaptasi secara luas di daerah tropis. Di lndonesia, Tanaman nimba dapat tumbuh dengan baik di daerah dataran rendah. Daerah yang cocok bagi perkembangan tanamann imba adalah daerah kering dengan suhu udara antara 220 C -  250C, curah hujan 300 mm /tahun, kelembapan udara (RH) antara 30% - 60%, dan merupakan tempat terbuka yang cukup mendapat cahaya matahari.             

Namun, tanarnan ini masih toleran terhadap suhu yang lebih tinggi, hingga Mencapai 320 C dan curah hujan antara 400 - 1200 mm/tahun. Tanaman nimba dapat tumbuh pada semua jenis tanah pertanian maupun pada lahan kering yang kekurangan air. Di daerah padang pasir Arafah di Arab Saudi, terdapat sekitar  50.000 pohon nimba yang digunakan sebagai tanaman peneduh. Namun, sebenamya tanah yang paling sesuai bagi pertumbuhan tanaman nimba adalah tanah yang subur banyak mengandung humus atau bahan organik, memiliki aerasi dan drainase yang baik serta memiliki nilai PH antaa 5,5 - 6,5

BUDIDAYA TANAMAN NIMBA-B. Penyiapan Bahan Tanaman (Bibit)
Secara alami, perbanyakan tanaman nimba dilakukan secara generatif (dengan menggunakan biji). Pengadaan bibit tanaman nimba biasanya dilakukan  dengan memilih sendiri biji dari tanaman yang telah tumbuh atau dengan membeli dari penangkar bibit aneka tanaman ataupun Dinas perkebunan setempat. Jika pengadaan benih dilakukan sendiri, makatata laksana penanganan biji nimba sebelum disemai adalah meliputi langkah-langkah kerja sebagai berikut :

1. Dipilih buah nimba yang sudah tua atau masak di pohon, kemudian dipanen secara hati-hati dan ditampung dalam wadah.

2. Biji dibersihkan dari kulit dan kotoran yang masih menempel, kemudian  dikering-anginkan di tempat yang teduh selama 3 - 5 hari, hingga kadar air biji berkisar antara 12% - l4%.

3. Biji dipilih atau diseleksi hingga diperoleh biji yang bernas dan berbentuk
normal.

Setelah penanganan tersebut, tahap selanjutnya adalah penyiapan tempat pesemaian. Penyemaian biji dilakukan di dalam polybag. Adapun tata laksana penyiapan tempat pesemaian biji nimba adalah sebagai berikut :

1. Siapkan kantong plastik atau polybag dengan ukuran diameter antara l0 cm - 15 cm, bagian bawahnya dilubangi kecil-kecil dengan menggunakan paku atau pasak besi.

2. Disiapkan medium semai berupa campuran tanah dan pupuk kandang halus dengan perbandingan 1 : 1 atau 1 : 2, disesuaikan dengan kebutuhan.

3. Medium semai dimasukkan ke dalam polybag hingga cukup penuh.

4. Polybag disimpan di tempat yang rata dan teduh atau diberi atap yang berupa sungkup plastik transparan.

Sebelum disemai, sebaiknya biji nimba dikecambahkan terlebih dulu dalam karung goni yang basah dan lembap selama 5 - 7 hari, di tempat yang teduh. Penyemaian dilakukan sesudah biji nampak berkecambah. Adapun tata cara penyemaian biji nimba yang telah berkecambah adalah sebagai berikut :

BUDIDAYA TANAMAN NIMBA-C. Penyiapan Lahan

Penanaman nimba biasanya dilakukan di pinggir-pinggir atau batas kebun. Sebelumnya, pada lahan terpilih harus dilakukan penyiapan lubang tempat tanam yang berukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm, dengan jarak antar lubang tanaman 6 m x 6 m atau (4 m - 5 m) x (2 m - 3 m), tergantung kesuburan tanah. Adapun pembuatan lubang tempat tanam meliputi langkah-langkah kerja sebagai berikut :

1. Dibuat bidang lubang tanam berukuran 50 cm x 50 cm dengan menggunakan
ajir, tepat di tengah-tengah bidang lubang tanaman.

2. Rumput liar (gulma) dan kerikil dibersihkan, kemudian ditampung di dalam lubang atau tempat pembuangan limbah pertanian.

3. Dibuat lubang tanam berukuran 50 cm x 50 cm x 25 cm. Tanah galian diletakkan di sisi kanan lubang tanaman atau di tempat yang terkena sinar matahari pagi. Lubang tanam diperdalam lagi hingga kedalaman mencapai 50 cm.  Tanah galian diletakkan di sisi kiri lubang tanam atau di tempat yang terkena sinar matahari siang.

Lubang tanam dibiarkan (dikering-anginkan) selama minimal dua minggu.  Tanah lapisan bawah dimasukkan kembali ke dalam lubang tanam. Tanah lapisan atas dicampur dengan pupuk kandang atau kompos sebanyak 20 kg - 30 kg, kemudian dimasukkan kembali ke dalam lubang tanam.

BUDIDAYA TANAMAN NIMBA-D. Penanaman dan Pemeliharaan Tanaman
Penanaman paling baik dilaksanakan pada awal musim hujan. Namun, di daerah-daerah tertentu yang memiliki ketersediaan air yang cukup sepanjang tahun, penanaman dapat dilakukan setiap waktu. Adapun tata cara penanaman bibit tanaman nimba dapat dilakukan melalui langkah-langkah kerja sebagai berikut :

1. Disiapkan bibit tanaman nimba yang berumur minimal enarir bulan dan telah diadaptasikan di sekitar lokasi kebun selama satu bulan.

2. Dibuat lubang tanam di tempat lubang tanaman, seukuran dengan bidang perakaran tanaman nimba, misalnya 20 cm x 20 cm x 20 cm.

3. Medium semai dalam polybag disiram dengan air bersih hingga cukup basah (lembap), untuk memudahkan pengambilan bibit tanaman.

4. Polybag digunting atau disobek, kemudian bibit tanaman dikeluarkan beserta akar dan medium semainya.

5. Bibit tanaman nimba dimasukkan secara tegak lurus, tepat di tengah-tengah lubang tanam, kemudian tanah di sekitar pangkal bibit tanaman dipadatkan pelan-pelan.

6. Tanah di sekitar bibit tanaman disiram dengan menggunakan air bersih
hingga cukup basah (lembap).

Pemeliharaan tanaman terutama dilakukan dengan pemberian pupuk organik, misalnya kompos atau kotoran temak, sebanyak 40 kg/pohon/tahun. Agar tanaman tumbuh subur dan produktif, dilakukan pemberian pupuk Urea : TSP : KCI (1:2:1) sebanyak 400 g - 800 g/pohon. Pemberian pupuk tersebut dilakukan dua kali setahun. Waktu pemberian pupuk yang paling baik adalah pada awal musim hujan. Pemupukan dilakukan dengan membuat parit-parit sedalam 15 cm - 25 cm di sekeliling tajuk tanaman, kemudian pupuk organik ditaburkan secara merata di dalamnya dan ditutup dengan tanah setebal minimal l0 cm, agar keadaan tanah tetap lembap. Bila penanaman tanaman nimba dilakukan pada areal yang luas, maka produktivitas lahan dapat ditingkatkan melalui pola tanam tumpang sari atau penanaman tanaman lain. Misalnya: wijen, jarak, tanaman obat, dan tanaman penghasil minyak yang tahan terhadap iklim kering.

BUDIDAYA TANAMAN NIMBA-E. Pemungutan Hasil (Panen)

Hampir seluruh bagian tanaman nimba dapat dimanfaatkan sebagai penghasil pestisida nabati. Namun, bagian terpenting yang dianggap sebagai hasil utama adalah biji nimba. Tanaman nimba mulai berbunga dan berbuah pada umur empat tahun. Pembungaan dan pembuahan berlangsung secara kontinu setiap tahun, dengan produktivitas yang terus meningkat sesuai dengan pertambahan umur tanaman. pemarlenan dapat dilakukan 1 – 2 kali setahun.

Pada pembuahan pertama, tanaman menghasilkan 9 kg buah/pohon, kemudian tahun-tahun berikutnya meningkat menjadi 30 kg - 50 kg buah/pohon. Dari 30 kg buah nimba, dapat diperoleh 6 kg minyak nimba dan 24 kg bahan kering. Selain buah atau bijinya, daun tanaman nimba juga dapat dipanen dan digunakan sebagai bahan campuran dalam pembuatan insektisida nabati. Di India, dari sekitar 14 miliar pohon nimba dapat dihasilkan 3.000 ton minyak nimba dan 330.000 ton bahan kering per tahun.BUDIDAYA TANAMAN NIMBA
http://petanitangguh.blogspot.com/
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: BUDIDAYA TANAMAN NIMBA - 9756people
Info Petani -
URGENT: PERMINTAAN DATA BASE THL
Untuk mendukung kelengkapan data THL TBPP seluruh Indonesia dalam Rakornas THL TBPP se-Indonesia dan serangkaian kegiatan perjuangan FK THL TBPP Nasional beserta FK THL TBPP Provinsi se-Indonesia di Jakarta saat ini maka FK THL TBPP Nasional menginstruksikan kepada seluruh FK THL TBPP KABUPATEN/ KOTA untuk segera mengirimkan DATA BASE THL TBPP di kabupaten/Kota saudara dengan FORM/BLANGKO yang bisa didownload DISINI kepada FK THL TBPP Nasional dengan E-Mail di: fk_thltbppnas@yahoo.co.id paling lambat hari Jumat, tanggal 5 Februari 2010 pukul 16.00 WIB.Mengingat SANGAT PENTINGnya Database tersebut, dimohon kepada seluruh FK THL TBPP Kabupaten se-Indonesia untuk tepat waktu dalam mengirimkan data.
Atas perhatian dan Kerjasamanya, Kami ucapkan terima kasih

Ketua
FK THL TBPP Nasional

DEDY ALFIAN
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: URGENT: PERMINTAAN DATA BASE THL - 9756people
Info Petani -
Taman Organik dan Kios Organik Mandiri
THL TBPP, BISA!! Sebuah ide kreatif dan bermanfaat tercurah dari kawan-kawan THL TBPP kabupaten Tulungagung dalam Taman Organik dan Kios Organik Mandiri. Pendirian Taman Organik bersama dengan pembukaan KIOS ORGANIK MANDIRI bertujuan antara lain: 
  • Memperkenalkan Taman Organik sebagai lahan percontohan pertanian ramah lingkungan kepada masyarakat Tulungagung pada khususnya dan praktisi pertanian pada umumnya. 
  • Memperkenalkan Kios Organik ”MANDIRI”sebagai tempat pemasaran produk-produk organik kepada masyarakat Tulungagung pada umumnya dan produsen serta konsumen produk organik khususnya. 
  • Wahana transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian organik. Wahana karya wisata dan rekreasi/outbond pertanian organik bagi anak usia sekolah maupun masyarakat umum yang ingin menambah pengetahuan tentang pertanian organik.  
Hal lain adalah kita ingin mewujudkan Program Go Organik 2010 yang dicanangkan oleh Departemen Pertanian RI. Kenyataan  di lapang menunjukkan bahwa pertanian non organik/konvensional pada prakteknya berlebih didalam menggunakan pestisida dan pupuk kimia yang pada akhirnya meninggalkan residu kimia yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Akibat lain adalah degradasi lahan/penurunan kualitas lahan yang semakin hari semakin mengkuatirkan.  
Yang sangat membanggakan bagi THL TBPP adalah 
  1) Taman Organik dan Kios Organik Mandiri bisa terwujud atas swadaya murni dari Forum Komunikasi Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (FK- TBPP) Kabupaten Tulungagung, yang beranggotakan 100 personel. Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (TBPP) direkrut oleh Departemen Pertanian dan diperbantukan di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia sejak tahun 2007. Hasil dan efek positif dari rekruitmen ini adalah berhasilnya swasembada beras yang sempat terhenti sejak tahun 1984. Hal lain adalah sebagian besar TBPP di seluruh wilayah Indonesia di dalam melakukan pendampingan dan penyuluhan bagi rumah tangga petani mampu memunculkan ide – ide kreatif. Untuk FK – TBPP kabupaten Tulungagung salah satu ide kreatif yang digagas adalah berdirinya Taman Organik dan Kios Organik Mandiri yang beralamat di Jalan Srabah 01/05 Desa Karanganom, Kec. Kauman, Kabupaten Tulungagung. Ide ini digagas sebagai upaya serius membantu petani di kabupaten Tulungagung di dalam memulai kegiatan pertanian organik di tahun 2010 dengan menyelaraskan program Departemen Pertanian  ”GO ORGANIK 2010”
2)      Lahan yang dikelola oleh Taman Organik seluas 11 hektar yang terdiri dari :
-          7 hektar tanaman padi
-          3 hektar untuk tanaman sayur
-          1 hektar untuk kolam ikan
Lahan ini digunakan sebagai lahan percontohan dengan dilengkapi fasilitas Saung/Gazebo untuk pertemuan, Rumah Kompos untuk kegiatan produksi pupuk organik dan area Taman Sayur yang ditata apik.  
Sebagai tahap awal varietas padi yang di budidayakan adalah Ciherang, mengingat varietas ini mudah di dalam perawatan, tidak rentan terhadap hama dan penyakit
Tanaman sayur yang dibudidayakan terdiri dari sayur dataran rendah, seperti kacang panjang, lombok,tomat,bayam, sawi dan sayuran dataran tinggi seperti bawang prei, brokoli, selada dan lain-lain.
Untuk kolam ikan masih difokuskan pada budi daya ikan gurami  dan lele untuk kebutuhan konsumsi.
3)      Berkaitan dengan perawatan kita melibatkan petani sebagai mitra kita. Lahan yang kita kelola dari awal menggunakan sistem kemitraan dan model pendampingan lapang oleh seluruh personel TBPP Tulungagung.  Berkaitan dengan pemupukan, Taman Organik kita lengkapi dengan rumah kompas. Rumah kompas inilah yang mensupply kebutuhan pupuk organik di lahan petani mitra.
Sebagai kegiatan panen perdana cukup menampakkan hasil yang memuaskan, produktivitas padi mencapai 8 ton/hektar. Walaupun pada dasarnya kegiatan pertanian organik pada awalnya memang belum dapat memaksimalkan produktivitas, walaupun pada akhirnya dalam jangka panjang produktivitas panen akan meningkat dan kualitas lahan menjadi baik.   
4)      Tanggapan warga sekitar (Ds. Karanganom, Kec. Kauman) sangat mendukung. Bahkan dari hamparan persawahan yang luas totalnya mencapai 20 hektar di sekitar Taman Organik, ingin bergabung dalam kemitraan.
Mengingat sumber daya modal yang terbatas kita belum bisa memenuhi keinginan warga tani tersebut, kedepan kita berharap dapat mengelola total hamparan di sekitar area Taman Organik dengan kecukupan sumber daya yang kita persiapkan.
5)      Sambutan dari pejabat terkait adalah harapan supaya manajemen Taman Organik dengan Kios Organik Mandiri dapat mengembangkan kegiatannya secara lebih luas di wilayah Tulungagung. Kepala Dinas Pertanian menyatakan siap meng-alokasikan bantuan berupa sarana dan prasarana yang menunjang kegiatan pertanian organik, berupa mesin pengolah pupuk organik. Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, melalui komisi yang membidangi siap menganggarkan alokasi dana APBD untuk kegiatan pertanian organik.
6)      Penghargaan kepada Bupati Tulungagung berkaitan dengan Ketahanan Pangan dan Peng-anekaragaman Pangan, yang diberikan oleh Presiden RI bulan Desember tahun lalu.
Penghargaan tersebut tidak lepas dari partisipasi kelompok tani dan aparat pertanian, termasuk Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian. Bahkan teman-teman di TBPP ikut serta di dalam penataan kegiatan di bidang Ketahan Pangan, seperti menyiapkan dan menata Gerai Ketahanan Pangan dan mendokumentasi atau menginventarisir kegiatan-kegiatan yang menunjang ketahanan pangan dan peng-aneka ragaman pangan.
7)      Kita berharap Taman Organik dan Kios Organik Mandiri kedepannya dapat menjadi Pusat Pelatihan Pertanian Organik, yang membantu dan mendampingi petani dalam kegiatan pertanian organik secara gratis serta wahana pelatihan  pemuda untuk lebih mencintai dunia pertanian dengan berbagai jenis usahanya
Sehubungan dengan Kios Organik Mandiri supaya dapat menjadi terminal produk pertanian organik yang menampung dan memasarkan hasil panen petani organik dan menjadi sarana  pembelajaran petani terhadap  manajemen agrobisnis. (Timour/Ket. FK Tulungagung)
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Taman Organik dan Kios Organik Mandiri - 9756people
Info Petani -
BREAKING NEWS THL TBPP
Menyikapi perkembangan informasi mengenai THL TBPP maka  kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
  1. Mengenai Pengumuman/ surat Pembaharuan kontrak untuk THL TBPP angkatan 1 yang sampai saat ini belum keluar, kawan-kawan diharapkan tetap bersabar. FK THL TBPP Nasional terus mengupayakan agar pengumuman tersebut segera keluar.
  2. Jaga saldo minimal rekening BRI Anda 3 bulan ke depan jangan sampai Offline. Sehingga nanti ketika proses transfer gaji/ honor tidak mengalami kendala.
  3. Dimohon doa dari kawan-kawan ( Sholat Hajat atau menyesuiakan bagi yang non muslim) terutama satu bulan ke depan, Kawan-kawan FK THL TBPP Nasional dan FK THL TBPP Provinsi se-Indonesia saat ini sedang di Jakarta dalam rangka Rakornas dan serangkaian kegiatan untuk memperjuangkan nasib Kita.
Terima kasih dan tetap semangat!
 
Ketua 
FK THL TBPP Nasional
 
 
DEDY ALFIAN
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: BREAKING NEWS THL TBPP - 9756people
Info Petani -
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
5 Info Petani © 2012 Design Themes By Blog Davit