728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
VUB (Varietas Unggul Baru ) Terbaru
Pada tahun 2008 Balai Besar Penelitian Tanaman Padi telah melepas sembilan varietas unggul baru (VUB). Tiga VUB diklaim bisa tahan rendaman atau baik ditanam didaerah rawa lebak dan pasang surut karena memiliki toleransi cekaman abiotik terhadap keracunan Fe dan Al. Sedangkan enam VUB lainya cocok ditanam pada lahan sawah dataran rendah (irigasi) sampai dengan ketinggian kurang lebih 500 M dpl.
Tiga VUB tahan rendaman yaitu:

  1. INPARA 1, dengan ciri umum: umur tanaman 131 hari, Rata-rata hasil di rawa lebak: 5,65 ton/ha, Rata-rata hasil di rawa pasang surut: 4, 45 ton/ha, potensi hasil 6,47 ton/ha, Ketahanan terhadap hama: agak tahan Wereng Batang Coklat Biotipe 1 dan 2, Ketahanan terhadap penyakit: tahan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri dan Blas. Untuk detailnya klik disini
  2. INPARA 2, dengan ciri umum: umur tanaman 128 hari, Rata-rata hasil di rawa lebak: 5,49 ton/ha, Rata-rata hasil di rawa pasang surut: 4, 82 ton/ha, potensi hasil 6,08 ton/ha, ketahanan terhadap hama: agak tahan Wereng Batang Coklat Biotipe 2, Ketahanan terhadap penyakit: tahan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri dan Blas. Untuk detailnya klik disini
  3. INPARA 3, dengan ciri umum: umur tanaman 127 hari, Rata-rata hasil 4,6 ton/ha, potensi hasil 5,6 ton/ha, Ketahanan terhadap hama: agak tahan Wereng Batang Coklat Biotipe 3, Ketahanan terhadap penyakit: tahan terhadap penyakit Blas ras 101, 123, 141, 373; peka terhadap hawar daun bakteri. Untuk detailnya klik disini



Enam VUB untuk lahan sawah dataran rendah sampai dengan kurang lebih 500 M dpl yaitu:


  • INPARI 1, dengan ciri umum: umur tanaman 108 hari, Rata-rata hasil 7,32 ton/ha GKG, potensi hasil 10 ton/ha GKG, Ketahanan terhadap hama: agak tahan Wereng Batang Coklat Biotipe 2, Ketahanan terhadap penyakit: tahan terhadap hawar daun bakteri strain III, IV dan VIII. Untuk detailnya klik disini
  • INPARI 2, dengan ciri umum: umur tanaman 115 hari, Rata-rata hasil 5,83 ton/ha, potensi hasil 7,3 ton/ha GKG, Ketahanan terhadap hama: agak tahan Wereng Batang Coklat Biotipe 1, 2 dan 3, Ketahanan terhadap penyakit: agak tahan terhadap hawar daun bakteri strain III, agak rentan terhadap hawar daun bakteri strain IV dan VIII, agak tahan penyakis virus Tungro inokulum varian 013 dan 031 dan rentan terhadap penyakis virus Tungro inokulum varian 073. Untuk detailnya klik disini
  • INPARI 3, dengan ciri umum: umur tanaman 110 hari, Rata-rata hasil 6,05 ton/ha, potensi hasil 7,52 ton/ha GKG, Ketahanan terhadap hama: agak tahan Wereng Batang Coklat Biotipe 1, 2 dan agak rentan terhadap Wereng Batang Coklat Biotipe 3, Ketahanan terhadap penyakit: agak tahan terhadap hawar daun bakteri strain III, agak rentan terhadap hawar daun bakteri strain IV dan VIII, agak tahan penyakis virus Tungro inokulum varian 073, 013 dan 031. Untuk detailnya klik disini
  • INPARI 4, dengan ciri umum: umur tanaman 115 hari, Rata-rata hasil 6,04 ton/ha, potensi hasil 8,80 ton/ha GKG, Ketahanan terhadap hama: agak tahan Wereng Batang Coklat Biotipe 1, 2 dan 3, Ketahanan terhadap penyakit: agak tahan terhadap hawar daun bakteri strain III dan IV, agak rentan terhadap hawar daun bakteri strain VIII, agak tahan penyakis virus Tungro inokulum varian 073 dan 031. Untuk detailnya klik disini
  • INPARI 5 MERAWU, dengan ciri umum: umur tanaman 115 hari, Rata-rata hasil 5,74 ton/ha, potensi hasil 7,20 ton/ha GKG, Ketahanan terhadap hama: agak tahan Wereng Batang Coklat Biotipe 1, 2 dan 3, Ketahanan terhadap penyakit: agak tahan terhadap hawar daun bakteri strain III , agak rentan terhadap hawar daun bakteri strain IV dan VIII, agak tahan penyakis virus Tungro inokulum varian 013 dan 031, agak rentan penyakis virus Tungro inokulum varian 073. Untuk detailnya klik disini
  • INPARI 6 JETE, dengan ciri umum: umur tanaman 118 hari, Rata-rata hasil 6,82 ton/ha GKG, potensi hasil 8,60 ton/ha GKG, Ketahanan terhadap hama: agak tahan Wereng Batang Coklat Biotipe 1,2 dan 3, Ketahanan terhadap penyakit: tahan terhadap hawar daun bakteri strain III, IV dan VIII. Untuk detailnya klik disini
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: VUB (Varietas Unggul Baru ) Terbaru - 9756people
Info Petani -
Manisan Jahe Kering Masuk Pasar Jepang
Jepang sudah mengimpor manisan jahe kering dari salah satu negara di Asia Tenggara. Pada tanggal 17 Januari 2009 manisan jahe tersebut tampak dijual di sebuah supermarket di Meguro Tokyo. Ketika diamati ketebalan jahe manisan ini sekitar 3 - 4 mm. Jahe kering ditaburi dengan gula pasir, rasanya cukup enak. Mirip manisan pala yang di jual di Bogor. Manisan ini dikemas oleh perusahaan di Jepang, pada plastik tertulis asal negara eksportirnya, tanggal kadaluarsa 11 Maret 2009, cara penyimpanan dan terdapat tanda bahwa kemasan dan kertas labelnya dapat didaur ulang. Dalam satu kemasan plastik yang beratnya 150 gram dipasang bandrol harga 298 yen. Jadi harga per kilogramnya sekitar 1987 yen atau sekitar 200.000 rupiah. Biar harganya lumayan mahal tapi cocok dikonsumsi ketika musim dingin seperti sekarang ini untuk penghangat tubuh.
Rating: 5 Reviewer: Info Petani - ItemReviewed: Manisan Jahe Kering Masuk Pasar Jepang - 9756people
Info Petani -
728x90 , banner , kackdir , space iklan space banner
 
5 Info Petani © 2012 Design Themes By Blog Davit